Menghapus Rekor Buruk Tandang
Senin, 20 Februari 2012 10:34 WIB

* Persiba Bantul vs Persiraja
PERSIRAJA Banda Aceh kembali mendapat ujian berat kala bertarung di markas Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Senin (20/2) malam. Pertandingan kedua tim di pentas Indonesia Premier League (IPL) musim 2011/2012 akan disiarkan langsung oleh Global TV pukul 19.00 WIB.
Laga tandang selalu menjadi ganjalan bagi Laskar Rencong--julukan Persiraja--untuk mendapatkan poin. Buktinya, dalam tiga laga sebelumnya di markas lawan Andrea dkk belum menghasilkan satu poin pun. Persiraja saat takluk dari Persibo Bojonegoro 0-2 di Stadion Letjen Soedirman, Sabtu 10 Desember 2011. Kalah 0-1 dari PSMS Medan di Stadion Teladan Medan, Sabtu (7/1), serta kalah 0-1 dari Persema di Stadion Gajayana, Malang, Senin (30/1).
Hasil tak memuaskan itu membuat Arsitek Persiraja Herry Kiswanto menginstruksikan anak asuhnya agar tampil maksimal di markas Persiba malam nanti. Tujuannya agar skuda Persiraja dapat menghapus rekor buruk di laga tandang yang selalu tanpa membawa pulang poin. Apalagi, persiapan lebih matang sudah dilakukan Lantak Laju dengan memilih berangkat lebih awal yaitu pada Jumat (17/2) pagi.
Tapi, perjuangan Murilo Ribeiro de Almeida dkk di Bantul dipastikan tak mudah. Pasalnya, Persiba Bantul yang diasuh M Basri akan mendapat dukungan penuh dari ribuan Paserbumi---julukan suporter Persiba. Kesetiaan Paserbumi sudah dibuktikan saat mereka memerahkan Stadion Manahan, Solo Mei 2011 guna mendukung Persiba dalam partai final melawan Persiraja di Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011. Laga itu sendiri berakhir dengan kekalahan Persiraja. Kesetiaan jelas akan menganggu konsentrasi Erik Saputra dkk.
Persiba juga bakal memanfaatkan laga kandang ini untuk mendulang poin penuh. Karena Laskar Sultan Agung sudah menduduki posisi empat klasemen sementara dengan 13 poin dari delapan pertandingan. Ugik Sugiyanto dkk hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen sementara, Persibo Bojonegoro.
Sedangkan Persiraja membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Karena dari sembilan pertandingan, Persiraja masih menduduki posisi delapan dengan 10 poin. Tentu saja tambahan tiga angka sangat berharga bagi pasukan Herry Kiswanto untuk melesat ke atas.
Rekor tiga pertandingan terakhir memang lebih memihak tuan rumah. Dari tiga laga tandang, Persiba meraih dua kemenangan masing-masing atas Persebaya dengan skor 1-0, Senin (30/1), Arema FC dengan skor 1-0, Minggu (5/2). Slamet Nurcahyo dkk hanya kalah di markas Persijap dengan skor 0-1, Sabtu (11/2).
Sedangkan tiga pertandingan yang dilakoni Persiraja hanya menang satu kali saat menjamu Persijap dengan skor 2-1, Minggu (22/1). Kekalahan dialami saat bertandang ke Persema dengan skor 0-1, Senin (30/1), dan bermain imbang 2-2 ketika menjamu Semen Padang, Minggu (5/2). Kondisi ini tentu saja membuat Persiraja harus berjuang keras agar bisa mengincar satu poin.
Tapi keperkasaan tuan rumah di depan publiknya bisa menjadi ancaman nyata bila sang tamu tak kompak di lapangan. Semoga rekor kekalahan di laga tandang tak berlajut.(hd)
PERSIRAJA Banda Aceh kembali mendapat ujian berat kala bertarung di markas Persiba Bantul di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Senin (20/2) malam. Pertandingan kedua tim di pentas Indonesia Premier League (IPL) musim 2011/2012 akan disiarkan langsung oleh Global TV pukul 19.00 WIB.
Laga tandang selalu menjadi ganjalan bagi Laskar Rencong--julukan Persiraja--untuk mendapatkan poin. Buktinya, dalam tiga laga sebelumnya di markas lawan Andrea dkk belum menghasilkan satu poin pun. Persiraja saat takluk dari Persibo Bojonegoro 0-2 di Stadion Letjen Soedirman, Sabtu 10 Desember 2011. Kalah 0-1 dari PSMS Medan di Stadion Teladan Medan, Sabtu (7/1), serta kalah 0-1 dari Persema di Stadion Gajayana, Malang, Senin (30/1).
Hasil tak memuaskan itu membuat Arsitek Persiraja Herry Kiswanto menginstruksikan anak asuhnya agar tampil maksimal di markas Persiba malam nanti. Tujuannya agar skuda Persiraja dapat menghapus rekor buruk di laga tandang yang selalu tanpa membawa pulang poin. Apalagi, persiapan lebih matang sudah dilakukan Lantak Laju dengan memilih berangkat lebih awal yaitu pada Jumat (17/2) pagi.
Tapi, perjuangan Murilo Ribeiro de Almeida dkk di Bantul dipastikan tak mudah. Pasalnya, Persiba Bantul yang diasuh M Basri akan mendapat dukungan penuh dari ribuan Paserbumi---julukan suporter Persiba. Kesetiaan Paserbumi sudah dibuktikan saat mereka memerahkan Stadion Manahan, Solo Mei 2011 guna mendukung Persiba dalam partai final melawan Persiraja di Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011. Laga itu sendiri berakhir dengan kekalahan Persiraja. Kesetiaan jelas akan menganggu konsentrasi Erik Saputra dkk.
Persiba juga bakal memanfaatkan laga kandang ini untuk mendulang poin penuh. Karena Laskar Sultan Agung sudah menduduki posisi empat klasemen sementara dengan 13 poin dari delapan pertandingan. Ugik Sugiyanto dkk hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen sementara, Persibo Bojonegoro.
Sedangkan Persiraja membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Karena dari sembilan pertandingan, Persiraja masih menduduki posisi delapan dengan 10 poin. Tentu saja tambahan tiga angka sangat berharga bagi pasukan Herry Kiswanto untuk melesat ke atas.
Rekor tiga pertandingan terakhir memang lebih memihak tuan rumah. Dari tiga laga tandang, Persiba meraih dua kemenangan masing-masing atas Persebaya dengan skor 1-0, Senin (30/1), Arema FC dengan skor 1-0, Minggu (5/2). Slamet Nurcahyo dkk hanya kalah di markas Persijap dengan skor 0-1, Sabtu (11/2).
Sedangkan tiga pertandingan yang dilakoni Persiraja hanya menang satu kali saat menjamu Persijap dengan skor 2-1, Minggu (22/1). Kekalahan dialami saat bertandang ke Persema dengan skor 0-1, Senin (30/1), dan bermain imbang 2-2 ketika menjamu Semen Padang, Minggu (5/2). Kondisi ini tentu saja membuat Persiraja harus berjuang keras agar bisa mengincar satu poin.
Tapi keperkasaan tuan rumah di depan publiknya bisa menjadi ancaman nyata bila sang tamu tak kompak di lapangan. Semoga rekor kekalahan di laga tandang tak berlajut.(hd)
Editor : bakri
