Demo Korban Konflik Berlanjut
Selasa, 21 Februari 2012 13:43 WIB
Berita Terkait
- KIP Sabang Perbaiki DPT Pilkada Putaran Kedua
- Ketua Demokrat Nagan Dipolisikan
- Ismail Daud belum Bisa Dihubungi
- Pemkab Bireuen Segera Cairkan Dana Pilkada Rp 15 Miliar
- Lagi, Dua Pendemo di Galus Menyerah
- Mahasiswa Lampanah Demo di Bapedal Aceh
- Buru Maois, Polisi India Diserbu Lebah
- Ulama Malaysia Fatwakan Haram Demonstrasi
- Irwandi Terima dengan Lapang Dada
- Harapan Baru
Laporan Mursal Ismail | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Demo ratusan korban konflik dari Bener Meriah dan Aceh Tengah kembali berlanjut di halaman Gedung DPRA, Banda Aceh, Selasa (21/2/2012). Sama seperti kemarin, mereka masih menuntut Pemerintah Aceh membangun rumah mereka yang sudah dirusak dan dibakar ketika konflik Aceh dulu.
Koordinator Aksi dari AJMI, Agusta Mukhtar dalam orasinya mengatakan dari 39.000 rumah yang sudah dibangun, tak termasuk untuk korban konflik Aceh Tengah dan Bener Meriah yang sudah berulangkali datang ke DPRA, BRA, dan Kantor Gubernur itu.
"Anehnya yang bukan korban konflik sudah mendapatkannya, bahkan mereka pendatang dari luar Aceh Tengah dan Bener Meriah. Kita minta Kapolda untuk mengusut penerima rumah bantuan yang tak berhak itu," teriak Agusta.
Anggota DPRA, serta pejabat Pemerintah Aceh, termasuk Pj Gubernur, Tarmizi A Karim, Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan sedang dalam ruang rapat paripurna mengikuti Rapim. Belum ada yang menanggapi pendemo.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Demo ratusan korban konflik dari Bener Meriah dan Aceh Tengah kembali berlanjut di halaman Gedung DPRA, Banda Aceh, Selasa (21/2/2012). Sama seperti kemarin, mereka masih menuntut Pemerintah Aceh membangun rumah mereka yang sudah dirusak dan dibakar ketika konflik Aceh dulu.
Koordinator Aksi dari AJMI, Agusta Mukhtar dalam orasinya mengatakan dari 39.000 rumah yang sudah dibangun, tak termasuk untuk korban konflik Aceh Tengah dan Bener Meriah yang sudah berulangkali datang ke DPRA, BRA, dan Kantor Gubernur itu.
"Anehnya yang bukan korban konflik sudah mendapatkannya, bahkan mereka pendatang dari luar Aceh Tengah dan Bener Meriah. Kita minta Kapolda untuk mengusut penerima rumah bantuan yang tak berhak itu," teriak Agusta.
Anggota DPRA, serta pejabat Pemerintah Aceh, termasuk Pj Gubernur, Tarmizi A Karim, Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan sedang dalam ruang rapat paripurna mengikuti Rapim. Belum ada yang menanggapi pendemo.
Editor : arif
