Pendemo Kritisi Pemerintah Lewat Didong
Selasa, 21 Februari 2012 13:47 WIB
Berita Terkait
- KIP Sabang Perbaiki DPT Pilkada Putaran Kedua
- Ketua Demokrat Nagan Dipolisikan
- Ismail Daud belum Bisa Dihubungi
- Pemkab Bireuen Segera Cairkan Dana Pilkada Rp 15 Miliar
- Lagi, Dua Pendemo di Galus Menyerah
- Mahasiswa Lampanah Demo di Bapedal Aceh
- Buru Maois, Polisi India Diserbu Lebah
- Ulama Malaysia Fatwakan Haram Demonstrasi
- Irwandi Terima dengan Lapang Dada
- Harapan Baru
Laporan Mursal Ismail | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sudah lelah berorasi tanpa ditanggapi oleh pihak DPRA, serta pejabat Pemerintah Aceh yang sedang mengikuti Rapim di Gedung DPRA, maka sebagian korban konflik dari Aceh Tengah dan Bener Meriah yang berdemo ke DPRA bermain Didong. Mereka mengkritik Pemerintah lewat kesenian daerah itu.
Inti pesan dalam bahasa daerah itu, mereka tetap menuntut Pemerintah Aceh membangun rumah karena rumah mereka sudah dirusak dan dibakar ketika konflik Aceh dulu.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sudah lelah berorasi tanpa ditanggapi oleh pihak DPRA, serta pejabat Pemerintah Aceh yang sedang mengikuti Rapim di Gedung DPRA, maka sebagian korban konflik dari Aceh Tengah dan Bener Meriah yang berdemo ke DPRA bermain Didong. Mereka mengkritik Pemerintah lewat kesenian daerah itu.
Inti pesan dalam bahasa daerah itu, mereka tetap menuntut Pemerintah Aceh membangun rumah karena rumah mereka sudah dirusak dan dibakar ketika konflik Aceh dulu.
Editor : arif
