Poin Tandang Pertama
TARGET Persiraja Banda Aceh untuk mencuri poin di luar kandang tercapai usai menahan imbang Persiba Bantul 1-1, di Stadion Sultan Agung
TARGET Persiraja Banda Aceh untuk mencuri poin di luar kandang tercapai usai menahan imbang Persiba Bantul 1-1, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Senin (20/2) malam. Ini adalah hasil seri perdana untuk Laskar Rencong--julukan Persiraja--dari tiga laga tandang yang telah mereka lakoni dalam pentas Indonesia Premier League (IPL) musim 2011/2012.
Hasil imbang ini membuat Persiraja naik dua tingkat dari posisi delapan ke urutan keenam dari 10 laga yang telah dituntaskan. Sedangkan bagi Persiba, tambahan satu poin ini membuat posisi mereka naik satu tingkat dari urutan keempat ke posisi tiga klasemen sementara.
Ambisi arsitek Persiraja Herry Kiswanto untuk memburu poin tandang dibuktikannya lewat instruksi agar pemain tampil ofensif. Karena Herry ingin timnya mengakhiri rekor tanpa poin tandang.
Pada menit-menit awal, kendali pertandingan dikuasai tuan rumah lewat kerja sama Ezequile Gonzales, Cornelis Kaima, plus Ugik Sugiyanto. Tekanan ini membuat barisan bawah Persiraja harus bekerja keras untuk menghalau serangan.
Klimaks serangan pasukan Laskar Sultan Agung--julukan Persiba--ini mampu membobol gawang Persiraja di menit delapan melalui Ugik Sugiyanto usai menerima umpan silang Cornelis Kaimu dari sisi kiri Persiraja. Gol ini langsung disambut gembira oleh ribuan Paserbumi, suporter Persiba yang memerahkan stadion.
Kondisi ini menambah semangat bagi Wahyu Wiji Astanto dkk untuk meningkatkan serangan. Hanya saja, gol ini tak mempengaruhi permainan menyerang yang diperagakan Diallo Abdulaye Djibril dkk. Kekompakan Murilo Ribeiro Almeida dkk untuk menyerbu pertahanan Persiba ternyata tak sia-sia.
Persiraja mampu menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Patrick Sofian Ghigani di menit 27. Tendangan playmaker asal Tunisia ke arah gawang sempat mengenai kapten Persiba Bantul, Wahyu Wijiastanto. Marka 1-1 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, Persiraja langsung mengambil inisitif menyerang. Kerja sama yang dilakukan membuat aliran bola dari lini tengah ke Murilo di depan lebih leluasa. Hanya saja, striker Timor Leste ini belum mampu keluar dari kawalan ketat lini belakang Persiba.
Sebaliknya, tuan rumah juga tak tinggal diam demi mempersembahkan kemenangan bagi pendukungnya.
Ambisi untuk menang membuat pertarungan makin panas yang membuat wasit repot memimpin pertandingan. Namun, marka 1-1 bertahan hingga Wasit Anselmus Nansutama membubarkan pertandingan. Hasil ini disambut gembira oleh kubu Persiraja. Sebaliknya, kekecewaan terpancar dari wajah pemain dan ofisial Persiba.(hd)
susunan pemain
Persiba: Wahyu Tri Nugroho, Wahyu Wiji Astanto, Slamet Widodo/M Taufik, Nopendy, Anwarudin, Kim Yong Han, Busari, Ezequiel Gonzales, Slamet Nur Cahyo/Johan Manaji, Ugik Sugiyanto, Cornelius Kaimu.
Persiraja: Zulbahra, Andria, Cristian Alejandro, Yusrizal/Yudhi Khairudin, Irwanto, Gilang Angga Kusumah, Diallo Abdoulaye, Abdul Musawir, Patrick Sofian Ghigani/Erik Saputra, Imral Usman/Defri Rizki, Murilo Ribeiro Almeida.