Sekolah Harus Beri Ruang Siswa Kreatif
Kurikulum pendidikan yang masih banyak menuntut untuk hapalan, menghalangi anak-anak untuk kreatif
"Sekolah-sekolah nasional dan internasional memang telah memberikan, tapi yang di luar itu, apalagi di daerah belum kurang diperhatikan," ungkap Jovita Trikomandito, Konselor Pedagogi dan Perkembangan Anak.
Ia menyarankan sekolah harus lebih banyak menfasilitasi kreativitas karena hal itu akan mampu membangun kepercayaan diri siswa.
"Mereka akan cenderung lebih percaya diri dalam aktualisasi diri dan mengekspresikan emosinya. Orang kreatif cenderung lebih cerdas, cepat tanggap dan ahli dalam observasi," katanya.
Di sisi lain kesempatan untuk kreatif akan mampu mereduksi remaja untuk tidak tawuran atau perkelahian antarpelajar yang marak terjadi.
Banyak hal yang bisa dijadikan ajang memacu kreativitas, seperti bermusik atau mengambar.
"Seseorang menggambar tanpa sengaja pakai warna kesayangan atau favoritnya dalam mewarnai sehingga mereduksi stres disamping akan lebih rileks," tandasnya.