Sekolah Bola Real Madrid Fokus Pada Anak Kurang Mampu
Selasa, 21 Februari 2012 19:12 WIB
Share |
real1.jpg
net
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Manajemen klub Real Madrid tampaknya sangat antusias untuk membangun persepakbolaan di Indonesia. Untuk itu melalui Sekolah Sosial Olahraga Yayasan Real Madrid (SSOYRM) keberadaannya diharapkan dapat mewarnai pengembangan sepakbola di pelosok tanah air.

Adanya SSOYRM ini, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengatakan ada spesifikasi khusus dari apa yang dikembangkan dari konsep SSOYRM ini, dimana SSOYRM mempunyai fokus kepada sisi sosial yang ditujukan kepada anak-anak kurang mampu.


"Memang tidak tertutup kemungkinan untuk diikuti oleh anak-anak dari keluarga yang mampu. Jadi ada semacam subsidi silang dalam menjalankan progam ini," ungkap Djohar Arifin Husin di Sekretariat PSSI, Selasa (21/2/2012).


Dikatakan oleh Djohar Arifin Husin, pola dan kurikulum pelatihan diterapkan dan langsung dipandu dari klub Real Madrid sendiri ini dapat juga menjadi ilmu yang sangat berharga bagi pelatih yang akan mengasuh SSOYRM ini.


Sementara itu, salah seorang penggagas pendirian SSOYRM di Indonesia, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Adiyatwidi Adiwoso Asmadi mengatakan materi pelatihan dan kurikulum ini akan diberikan pada Training of trainer (ToT) yang langsung diberikan oleh instruktur dari Real Madrid Foundation di Universitas Negeri Yogyakarta tanggal 28 Februari hingga 3 Maret 2012.


"Program ini nantinya akan dibangun di tujuh daerah, yaitu Banda Aceh, Samarinda, Banjarmasin, Makasar, Sidoarjo, Jayapura dan Yogyakarta. Tanggal 3 Maret 2012 program ini akan diresmikan oleh Menpora Andi Mallarangeng bertempat di Universitas Negeri Yogyakarta," jelas Adiyatwidi Adiwoso Asmadi.


Program ini dikatakan oleh Adiyatwidi nantinya akan diikuti oleh remaja putra dan putri berumur 7 hingga 18 tahun 2012.


"Kami harus melibatkan remaja putri karena ini memang sudah ketentuan dari program Real Madrid sendiri. Di setiap daerah, nantinya akan dijaring 100 peserta, tiga puluh persennya adalah remaja putri," jelasnya.


Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Pengembangan Sosial Olahraga Intenasional, sebagai pemegang mandat pendirian SSOYRM di Indonesia, sampai tahun 2016 ditargetkan akan didirikan di setiap provinsi.


Editor : mufti
Sumber : Tribunnews