Selasa, 9 Juni 2026

Warga Makmur Temukan Dua Mortir

Warga Makmur, Bireuen, menemukan dua unit mortir yang diduga peninggalan masa konflik. Bahan berdaya ledak itu ditemukan

Tayang:
Editor: bakri
BIREUEN - Warga Makmur, Bireuen, menemukan dua unit mortir yang diduga peninggalan masa konflik. Bahan berdaya ledak itu ditemukan di semak-semak di dua lokasi terpisah kawasan tersebut, Senin (20/2). Mortir itu selanjutnya diserahkan ke Kepolisian Resor (Polres) Bireuen.

Pangkal penemuan kedua mortir itu ketika salah seorang warga setempat yang tak mau menyebutkan identitasnya, hendak membersihkan semak-semak di kawasan itu. Saat menemukan mortir dimaksud, warga itu menyerahkannnya kepada Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) daerah IV Makmur, Sofyan Hasan.

Usai itu, Sofyan menghubungi Kasat Intel Polres Bireuen, AKP Ridwan. Tak lama berselang, Wakapolres Bireuen Kompol Warsito Eko Sulistyo, Kabag Ops Kompol Nur Azhari, dan Ridwan bersama beberapa anggotanya tiba ke sebuah desa di Kecamatan Makmur. Satu mortir yang ditemukan itu pun langsung dibawa ke Mapolres Bireuen.

Namun, beberapa saat setelah polisi tiba di Mapolres Bireuen, Sofyan kembali menelepon Ridwan. Dalam perbincangan melalui telepon, Sofyan melaporkan ada satu lagi mortir yang ditemukan warga. Tak menunggu lama, Ridwan dan beberapa anggota kembali ke Makmur, untuk mengambil mortir itu.

“Saat ini mortir kami amankan di Mapolres, sambil menunggu tim Jibom dari Jeulikat Lhokseumawe mengambilnya,” ujar Warsito Eko Sulistyo.

Dia menduga, unit mortir tersebut peninggalan masa konflik dan masih aktif dengan daya ledak tinggi. “Kami kembali mengimbau masyarakat yang menemukan senjata dan bahan peledak, segera melaporkan ke polisi atau aparat keamanan terdekat. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Warsito.

Di Mapolres Bireuen, kedua unit mortir tersebut diletakkan di ruang Intelkam. Satu ukuran kecil sepanjang 34 centimeter dengan diameter 25 centimeter, satu lagi sepanjang 50 centimeter berdiameter 34 centimeter.(c38)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved