Buku Pelajaran Tentang Seks Dilarang di Malaysia
Rabu, 22 Februari 2012 23:49 WIB
Berita Terkait
- Lecehkan Siswi SMP, Juragan Sapi Dilaporkan ke Polisi
- Paket Liburan ke Malaysia Mulai Rp 1,5 Juta
- Korban Pelecehan Melapor Ke Polisi
- 2 Warga Jadi Korban Penipuan Di Malaysia
- Wartawan Kompas, Sindo, MI Ditangkap Polisi Malaysia
- Buru Maois, Polisi India Diserbu Lebah
- Ulama Malaysia Fatwakan Haram Demonstrasi
- 8 Statistik Unik, Mau Tahu ?
- Polda Aceh Tahan Perempuan Pemasok 'Sabu Dubur'
- SMA Farhan Tampil di Malaysia
SERAMBINEWS.COM - Sebuah buku pelajaran seks yang ditulis oleh penulis asal Inggris, Peter Mayle, dilarang diperjual belikan di toko-toko buku di Malaysia, untuk sementara.
Buku yang berjudul Darimanakah Aku Berasal? itu, dilarang dijual untuk sementara oleh Kementerian Dalam Negeri Malaysia, untuk diteliti apakah ada unsur-unsur yang merusak moral publik.
"Jika terbukti memuat unsur yang merusak moral publik, dan membuat pikiran orang menjadi korup, makan akan dilaran untuk selamanya," ujar seorang pejabat senior Malaysia, seperti dikutip dari BBC, Selasa (22/2/2012).
Deputi Sekretaris untuk keamanan Malaysia, Abdul Rahim Mohamad Radzi, mengatakan Pemerintah Malaysia telah bekerjasama dengan toko-toko buku dalam hal penghentian sementara penjualan suatu buku, untuk pemeriksaan.
"Kementerian telah memperoleh kerjasama dari penjual buku di seluruh negeri untuk segera menghentikan penjualan sampai kajian selesai dan keputusan dibuat," ucapnya.
Hal itu sesuai dengan hukum yang mengatur tentang benda-benda printing, dan publikasi Malaysia, yaitu pasal tujuh dari Printing Presses and Publication Act 1984. Dikatakan, bahwa jika buku itu dilarang, siapa pun mengimpor atau menjual itu bisa menghadapi hukuman penjara dan denda sampai 20.000 ringgit.
Namun Pemerintah Malaysia tidak tidak merinci berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tinjauan tersebut.
Buku yang dalam sampulnya menggunakan tagline "fakta-fakta kehidupan tanpa omong kosong apapun", itu ditujukan untuk membantu orangtua, menjelaskan kepada anaknya, topik seputar seks, konsepsi, dan kelahiran.
Malaysia, yang mayoritas penduduknya muslim konservatif, melarang publikasi yang mengandung seks.
Pada bulan November tahun lalu Pemerintah Malaysia melarang sebuah buku berjudul, Sex Islam, yang menawarkan tips seks untuk wanita Muslim.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan kepada surat kabar Malaysia Star bahwa buku itu dilarang karena isinya melanggar undang-undang. Para pejabat mengatakan jikalau ada orang yang memiliki salinan buku tersebut, terancam menghadapi hukum.
Peter Mayle, (72), lahir di Brighton, Inggris, dan merupakan penulis sejumlah buku, termasuk buku terlaris internasional, A Year in Provence dan Toujours Provence.
Buku yang berjudul Darimanakah Aku Berasal? itu, dilarang dijual untuk sementara oleh Kementerian Dalam Negeri Malaysia, untuk diteliti apakah ada unsur-unsur yang merusak moral publik.
"Jika terbukti memuat unsur yang merusak moral publik, dan membuat pikiran orang menjadi korup, makan akan dilaran untuk selamanya," ujar seorang pejabat senior Malaysia, seperti dikutip dari BBC, Selasa (22/2/2012).
Deputi Sekretaris untuk keamanan Malaysia, Abdul Rahim Mohamad Radzi, mengatakan Pemerintah Malaysia telah bekerjasama dengan toko-toko buku dalam hal penghentian sementara penjualan suatu buku, untuk pemeriksaan.
"Kementerian telah memperoleh kerjasama dari penjual buku di seluruh negeri untuk segera menghentikan penjualan sampai kajian selesai dan keputusan dibuat," ucapnya.
Hal itu sesuai dengan hukum yang mengatur tentang benda-benda printing, dan publikasi Malaysia, yaitu pasal tujuh dari Printing Presses and Publication Act 1984. Dikatakan, bahwa jika buku itu dilarang, siapa pun mengimpor atau menjual itu bisa menghadapi hukuman penjara dan denda sampai 20.000 ringgit.
Namun Pemerintah Malaysia tidak tidak merinci berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tinjauan tersebut.
Buku yang dalam sampulnya menggunakan tagline "fakta-fakta kehidupan tanpa omong kosong apapun", itu ditujukan untuk membantu orangtua, menjelaskan kepada anaknya, topik seputar seks, konsepsi, dan kelahiran.
Malaysia, yang mayoritas penduduknya muslim konservatif, melarang publikasi yang mengandung seks.
Pada bulan November tahun lalu Pemerintah Malaysia melarang sebuah buku berjudul, Sex Islam, yang menawarkan tips seks untuk wanita Muslim.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan kepada surat kabar Malaysia Star bahwa buku itu dilarang karena isinya melanggar undang-undang. Para pejabat mengatakan jikalau ada orang yang memiliki salinan buku tersebut, terancam menghadapi hukum.
Peter Mayle, (72), lahir di Brighton, Inggris, dan merupakan penulis sejumlah buku, termasuk buku terlaris internasional, A Year in Provence dan Toujours Provence.
Editor : snajli
Sumber : Tribunnews
