Di Simeulue, Siswa Miskin belum Terima Beasiswa 2011
Rabu, 22 Februari 2012 09:47 WIB
Berita Terkait
- Beasiswa Kuliah Seni di Korea, Minat?
- Kamu Mau Studi ke Jerman? Ikuti Beasiswa Ini
- Daftar Kuliah di Prancis dengan Nilai UN
- Ada Beasiswa untuk Lulusan SMA dari Kedubes Jepang
- Beasiswa 10 Juta untuk 10 Pendaftar Pertama
- Aceh Timur Kucurkan Beasiswa Pendidikan
- Pemohon Beasiswa di Pemkab Simeulue Membludak
- Beasiswa ADS ke Australia, Mau !
- Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Akan Dijamin
- Disediakan Beasiswa untuk Anak Berkebutuhan Khusus
SINABANG - Sebanyak sembilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berstatus swasta maupun negeri di Kabupaten Simeulue, hingga kini dilaporkan belum menerima dana beasiswa tahun 2011. Beasiswa khusus untuk siswa miskin tersebut seharusnya sudah diterima oleh masing-masing siswa tahun lalu.
Kepala Dinas Pendidikan Simeulu, Drs Arsin Rustam ketika ditanyai Serambi, Senin (20/2) mengaku kaget terkait belum diterimanya beasiswa miskin di sembilan sekolah tersebut. “Hal itu belum saya ketahui karena tidak ada laporan yang masuk sebelumnya,” kata Arsin, yang saat itu langsung memerintahkan ajudannya memanggil pegawai yang menangani soal beasiswa untuk siswa miskin ini.
Setelah mendapat penjelasan dari Rajawali selaku pegawai di Disdik yang menangani berkas beasiswa miskin, Arsin mengatakan, “Karena kesalahan nomor rekening, maka beasiswa itu tidak masuk ke rekening sekolah.”
Ia mengaku hal itu sudah diusulkan kembali untuk segera diperbaiki ke Dirjen Pendidikan Dasar dan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.
Adapun jumah beasiswa yang diterima tiap siswa miskin per semesternya, yakni sebesar Rp 550 ribu untuk kelas 8 dan 9. Sedangkan kelas 7 tiap siswa miskin mendapat Rp 275 ribu per semester, dari dana APBN.(c48)
Kepala Dinas Pendidikan Simeulu, Drs Arsin Rustam ketika ditanyai Serambi, Senin (20/2) mengaku kaget terkait belum diterimanya beasiswa miskin di sembilan sekolah tersebut. “Hal itu belum saya ketahui karena tidak ada laporan yang masuk sebelumnya,” kata Arsin, yang saat itu langsung memerintahkan ajudannya memanggil pegawai yang menangani soal beasiswa untuk siswa miskin ini.
Setelah mendapat penjelasan dari Rajawali selaku pegawai di Disdik yang menangani berkas beasiswa miskin, Arsin mengatakan, “Karena kesalahan nomor rekening, maka beasiswa itu tidak masuk ke rekening sekolah.”
Ia mengaku hal itu sudah diusulkan kembali untuk segera diperbaiki ke Dirjen Pendidikan Dasar dan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama.
Adapun jumah beasiswa yang diterima tiap siswa miskin per semesternya, yakni sebesar Rp 550 ribu untuk kelas 8 dan 9. Sedangkan kelas 7 tiap siswa miskin mendapat Rp 275 ribu per semester, dari dana APBN.(c48)
Editor : bakri
