Fasiltas Sekolah belum Memadai
SMP Negeri 2 Seulimuem yang terletak di pedalaman kaki Seulawah Agam ini dikenal sebagai salah satu sekolah terbersih di Aceh Besar
Kepala SMPN 2 Seulimuen, Mahdi Adam SPd mengatakan, masalah kebersihan di sekolahnya sudah merupakan komitmen guru dan siswa. Karena itu, pintu pagar sekolah selalu tertutup.
Salah satu bukti kebersihan sekolah, katanya, dapat dilihat dari keseharian siswi sekolah itu yang menghabiskan waktu istirahatnya dengan duduk santai di rerumputan halaman sekolah.
“Sekarang kami sedang memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas lulusan. Sehingga alumni sekolah ini bisa diterima di berbagai sekolah menengah,” kata dia.
Mahdi Adam yang memulai kariernya sebagai guru agama dan geografi pada SMP Lamteuba sejak tahun 1986, sempat menjadi wakil kepala sekolah selama 12 tahun dengan melayani tiga kepala sekolah.
Pada Februari 2009, setelah kepala lama, Drs Hamdani pindah menjadi kepala SMA Negeri Lamteuba, Mahdi Adam mengaku diberi kepercayaan menjadi kepala SMPN 2 Seulimuem.
SMP Lamteuba dengan dukungan penuh komite sekolah dan dewan guru saat ini sedang menuju perubahan meraih prestasi. Selama ini, prestasi sekolah ini diakui sering mengalami pasang surut.
Dikatakan, hal ini bukan karena masalah guru yang belum mencukupi, tapi lebih pada fasilitas sekolah yang belum memadai, terutama menyangkut perangkat lunak komputer, lab bahasa, dan lainnya. “Masalah guru dan komitmen mereka tidak ada masalah,” tegas alumnus FKIP Abulyatama tahun 2009 itu.(sir)