Pedagang Ikan Meninggal di Lapak Dagangan
Rabu, 22 Februari 2012 09:12 WIB
Berita Terkait
- Korban KDRT Meninggal Dunia
- Pesawat Militer Pakistan Tabrakan di Udara, 4 Pilot…
- Tega, Seorang Bapak Aniaya Anak Hingga Tewas
- Dua Dari Lima Narapidana yang Kabur Dinyatakan Meninggal
- Sekretaris PA Lhokseumawe Tewas Ditembak
- Tim Kopassus Temukan "Black Box"
- Kotak Hitam Ditemukan 100 Meter dari Ekor Sukhoi
- Kotak Hitam Sukhoi Akhirnya Ditemukan
- Pelaku Penyebar Foto Hoax Korban Pesawat Sukhoi Menyerahkan…
- Hingga Hari Ini, 31 Kantong Jenazah Sudah Dievakuasi
BANDA ACEH - Warga Kampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (20/02) pagi, dikejutkan oleh penemuan mayat Zulkarnain alias Munir (45). Pedagang ikan itu ditemukan telah terbujur kaku di lapak dagangannya dalam pasar desa tersebut.
Informasi yang diperoleh Prohaba, Zulkarnain ditemukan oleh warga setempat sekira pukul 06.00 WIB. Temuan itu pun dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Baiturrahman. Saat bersamaan, personel Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh pun tiba di lokasi. Dari lokasi, polisi mendapati dua botol minuman keras jenis Mansion dalam kondisi kosong dan satu botol minyak kayu putih.
Saat ditemukan, kondisi Zulkarnain telah kaku. Dari mulutnya mengeluarkan busa. Keterangan rekan-rekan Zulkarnain, beberapa hari belakangan dia terlihat kurang sehat. “Jenazah warga Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh itu telah dikebumikan oleh pihak keluarga,” ujar AKP Wahyudi Sabhara, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh kepada Prohaba, kemarin.
Saat Zulkarnain tewas, pihaknya bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Baiturrahman Banda Aceh masih menyelidiki dan memintai keterangan saksi. “Meski ada dugaan Zulkarnain meninggal dunia akibat minuman miras atau indikasi lainnya, seperti riwayat penyakit jantung yang diderita korban, hingga sejauh ini masih kita dalami,” ungkap Wahyudi didampingi Kepolsek Baiturrahman, AKP Abdul Muthaleb.(mir)
Informasi yang diperoleh Prohaba, Zulkarnain ditemukan oleh warga setempat sekira pukul 06.00 WIB. Temuan itu pun dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Baiturrahman. Saat bersamaan, personel Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh pun tiba di lokasi. Dari lokasi, polisi mendapati dua botol minuman keras jenis Mansion dalam kondisi kosong dan satu botol minyak kayu putih.
Saat ditemukan, kondisi Zulkarnain telah kaku. Dari mulutnya mengeluarkan busa. Keterangan rekan-rekan Zulkarnain, beberapa hari belakangan dia terlihat kurang sehat. “Jenazah warga Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh itu telah dikebumikan oleh pihak keluarga,” ujar AKP Wahyudi Sabhara, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh kepada Prohaba, kemarin.
Saat Zulkarnain tewas, pihaknya bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Baiturrahman Banda Aceh masih menyelidiki dan memintai keterangan saksi. “Meski ada dugaan Zulkarnain meninggal dunia akibat minuman miras atau indikasi lainnya, seperti riwayat penyakit jantung yang diderita korban, hingga sejauh ini masih kita dalami,” ungkap Wahyudi didampingi Kepolsek Baiturrahman, AKP Abdul Muthaleb.(mir)
Editor : bakri
