STMIK Bina Bangsa Lhokseumawe
Dosen dan Juri Lomba Multimedia
AMRI sekarang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi dewan juri dalam perlombaan multimedia dan komputer di sejumlah SMK di Lhokseumawe
Tahun 2009 ia dipercayakan menjadi Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika dan Komunikasi data di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Bangsa Cunda, Lhokseumawe. Selain disibukkan dengan mengajar di kampus tersebut, ia juga aktif melakukan penelitian hibah kompetitif Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).
Ayah tiga anak tersebut juga menjadi nara sumber untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa di sejumlah kampus lain tentang membuat jaringan komputer. “Ini adalah bentuk pengabdian saya kepada masyarakat, guna menambah pengalaman dan membantu mereka,” kata Amri. Ia menjadi dosen tidak tetap di sejumlah perguruan tinggi di Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen. “Tahun 2011, saya juga menjadi dewan juri Lomba Karya Siswa (LKS) Se-Aceh di Langsa,” kata pria kelahiran Awe Geutah, Peusangangan, 2 Februari 1972 itu.
Atas kerja keras selama ini meningkatkan mutu pendidikan di kampus tersebut, Amri tahun 2010 mendapat penghargaan dari Dikti di Jakarta sebagai kaprodi berprestasi tingkat Nasional. “Kalau di kampus saya sekarang sedang mengajar mahasiswa bagaimana mendesain website yang bagus, sehingga mereka nantinya mampu mendesain sendiri,” katanya. * jafaruddin