Jumat, 12 Juni 2026

Dana tak Dikirim, Kompetisi tak Ada

Kelima perwakilan klub asal Aceh secara tegas mengeluarkan satu putusan

Tayang:
Editor: hasyim
JUMAT (18/2) petang, lima perwakilan tim divisi I melakukan rapat dengan pengurus Pengprov PSSI Aceh. Ketika itu, PSAB Aceh Besar,
Persidi Idi, Persal Tapaktuan, Aceh Utara FC, dan PS Pidie Jaya juga hadir dalam rapat penting itu.

Kelima perwakilan klub asal Aceh secara tegas mengeluarkan satu putusan. Ya, mereka menyepakati tidak ada kompetisi divisi I di Aceh bila PSSI Pusat tidak mencairkan sisa dana Rp 50 juta untuk lima klub itu. Mereka memberi batas waktu hingga Selasa (22/2) untuk mencairkan dana yang telah dijanjikan oleh PSSI Pusat.

Seperti diketahui, PSSI Pusat menjanjikan tiap klub mendapatkan jatah dana Rp 100 juta dalam pertemuan di Jakarta. Sedangkan dana Rp 50 juta sudah dicairkan untuk persiapan tim. “Hingga malam ini, tak ada tanda-tanda dana sisa Rp 50 juta itu dicairkan. Apa boleh buat, kita pegang komitmen. Dana tak dikirim, kompetisi pun tidak ada,” tegas pengurus tim divisi I itu kepada Serambi, tadi malam.

Jadi, sangatlah aneh jika PS Pidie Jaya tanpa ada jadwal tiba-tiba datang ke Banda Aceh. Padahal, perwakilan Pidie Jaya bersama empat klub lain sudah membuat komitmen dengan pengajuan surat ke Jakarta disertai stempel, dan materai. Lalu, siapa yang salah dalam kasus ini? Dana sisa tak jelas, panitia pelaksana siapa, dan kapan klub harus bertanding? Itulah bukti dari kisruh di tubuh PSSI Pusat. (ran)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved