Senin, 25 Mei 2015

Motto: Tiada Hari tanpa Belajar

Sabtu, 25 Februari 2012 11:13

Motto: Tiada Hari tanpa Belajar
Siswa SMA Negeri 1 Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur belajar di ruang kelas. SERAMBI/NASRUDDIN

Gedung SMAN 1 Idi Cut berdiri di atas lahan seluas 7.329,5 meter persegi. Awalnya sekolah tersebut berstatus swasta yakni sejak dari tahun didirikan 1987 dengan nama SMAS Panglima Nyak Bugam, namun pada tahun 1990, telah dinegerikan dan peresmian oleh Bupati Aceh Timur saat itu, yakni Zainuddin Mard.

Saat ini SMA tersebut telah memiliki berbagai fasilitas seperti, 18 unit ruang belajar, perpustakaan, laboratorium kimia dan komputer, mushalla, gudang, tempat parkir guru dan siswa, WC siswa dan guru, serta satu unit kantin sekolah, selebihnya merupakan kantin milik masyarakat sekitar.

Sejak berdiri hingga sekarang, telah banyak pendidik yang pernah menjadi pimpinan di lembaga pendidikan formal itu.

Sebut saja, Drs Drs M Daud menjadi kepala sekolah itu dari 1991-1995. Selanjutnya, Marzuki Kasem (1995-2002), Drs Muhammad Yakob (2002-2004), serta Saiful Basri SPd (2004-2006), selain itu juga pernah dipimpin oleh Ridwan Affan (2006-2007), Drs Nursiah (2007-2009), serta Drs H Ibnu Hajar (2009 sampai sekarang).

Sekolah itu, mempunyai visi mewujudkan prestasi gemilang dengan menerapkan ilmu tehnologi, displin serta bersikap atau bertingkah laku yang Islami. Sementara misi sekolah itu yakni, melaksanakan bimbingan dalam proses pendidikan melalui pembelajaran yang berkualitas, selain itu juga memberikan motivasi bagi siswa untuk dapat mengembangkan ilmu dan rotasi yang dimiliki. Selain itu juga mengembangkan misi dalam meningkatkan kesadaran siswa dalam bersikap dan bertingkah laku, sesuai ajaran agama Islam, dengan motto  ‘Aku datang dengan impian, dan aku pulang dengan keberhasilan’ tiada hari tanpa belajar, serta tiada hari tanpa guru.

Telah banyak pula prestasi yang diraih sekolah tersebut. Pada tahun 2009 keluar sebagai juara pertama lomba sepak bola piala Setdakab, dan setahun kemudian kembali meraih juara keempat pada turnamen yang sama.

Selain itu pada tahun 2010, siswa dari sekolah itu mampu mengharumkan nama sekolah, karena keluar sebagai juara pertama olimpiade tingkat kabupaten atas nama Sri Astuti, ditahun yang sama pula keluar sebagai juara kedua olimpiade bidang study matematika.

Halaman12
Editor: hasyim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas