Jumat, 28 November 2014
Serambi Indonesia

Menyulap Satria R Jadi Motor Trail

Minggu, 26 Februari 2012 09:46 WIB

Menyulap Satria R Jadi Motor Trail
Mirza Putra
SEPEDA motor Suzuki Satria R 120 tahun 2002, sempat menjadi impian dan dambaan para pembalap motor kala itu. Di kelasnya, motor 2 tak ini dianggap paling bertenaga dan cukup tangguh. Ini pula yang menginspirasi Mirza Putra (29), memodifikasi Satria R miliknya menjadi motor trail.

Pemuda kelahiran Langsa, 12 September 1983 ini, mengaku suka tantangan dalam berkendaraan. Sehingga ia memutuskan bergabung dalam klub motor Langsa Trail Adventure Xpedition (L-Trax). Namun, sebelum bergabung, tentu ia harus memiliki satu unit motor trail.

Karena ia yakin, Satria R miliknya memiliki tenaga yang cukup kuat untuk mengimbangi motor-motor trail keluaran pabrik, ia pun merombak habis motornya menjadi trail. Hasilnya, nyaris sama dengan motor trail YZ85 yang asli.

“Satria R 120 memang beda di kelasnya. Lebih tangguh dan mudah dimodifikasi. Apalagi Satria itu sudah menggunakan sistem monoshock,” kata Mirza kepada Serambi, Kamis 23 Februari 2012 lalu.

Modifikasi motornya itu diakui selain menghabiskan uang Rp 35 juta lebih, juga membutuhkan waktu hingga tiga bulan. Proses perakitan Satria R menjadi trail ‘YZ85’ sangat rumit dan membutuhkan kejelian dan kesabaran.

Setelah selesai proses perakitan, tak langsung bisa digunakan. Motor itu harus dites atau uji coba. Lalu, kekurangan yang ditemukan dalam uji coba akan dirombak kembali, sampai motor itu benar-benar sempurna dan nyaman dikendarai.

Melalui sentuhan tangan Malik, mekanik handal di Kota Langsa, motor bebek itu nyaris menyerupai motor trail keluaran pabrik. “Saya lebih suka modis Satria R ini daripada yang asli. Yang asli, kalau merk Ninja KLX harganya Rp 25 juta,” ujarnya.(zubir)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas