Kamis, 16 April 2026

Badai Ganggu Pelayaran

Hujan deras disertai angin kencang melanda pantai selatan Aceh sejak Selasa hingga Rabu (7/3) memunculkan gangguan pada transportasi laut

Editor: bakri
* Singkil-Pulau Banyak Lumpuh, ke Simeulue Terlambat

SINGKIL - Hujan deras disertai angin kencang melanda pantai selatan Aceh sejak Selasa hingga Rabu (7/3) memunculkan gangguan pada transportasi laut di jalur Singkil-Pulau Banyak dan Simeulue via Labuhan Haji. Dampak lainnya adalah banjir luapan di Abdya menyebabkan dua jembatan bailey di Kecamatan Kuala Batee ambruk. Puluhan warga sempat mengungsi.

Angin kencang yang melanda wilayah Singkil telah memunculkan sejumlah dampak serius. Ombak besar bukan hanya menghentikan aktivitas nelayan tetapi juga melumpuhkan transportasi laut, antara lain pada jalur Singkil-Pulau Banyak. Tower internet dan radio di belakang Kantor Bupati Aceh Singkil juga tumbang.

Azwar (42), nakhoda speedboat yang biasa melayani transportasi Singkil-Pulau Banyak dan sebaliknya menyatakan, semua awak boat tak berani berlayar karena laut Singkil bergejolak akibat badai. Tinggi ombak mencapai dua meter, sehingga rawan bagi nakhoda bila memaksakan boatnya berlayar, apalagi ukuran boatnya kecil.

Kabag Humas dan Protokol Sekdakab Aceh Singkil, Khaldum menyatakan, tower internet dan radio yang rubuh itu menimpa atap mushalla dan tempat parkir kendaraan. “Total kerugian masih dihitung,” ucapnya.

Angin kencang juga menyebabkan baliho dan beberapa pohon di Aceh Singkil tumbang. Hingga kemarin sore, cuaca tidak bersahabat berupa hujan disertai angin kencang masih melanda daratan Aceh Singkil.

Dari Blangpidie, ibu kota Kabupaten Aceh Barat Daya dilaporkan akibat banjir luapan Selasa (6/3) malam pascahujan lebat sejak sore, dua jembatan bailey di lintasan Desa Blang Makmur menuju Jalan 30 Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, ambruk.

Dua jembatan bailey sebagai sarana perhubungan dari dan ke kawasan perkebunan kelapa sawit rakyat Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee itu tak dapat lagi dilintasi mobil maupun sepeda motor sejak Rabu (7/3) pagi. Jembatan yang ambruk itu masing-masing berada di lintasan Drien Leukit (Blang Makmur) menuju Jalan 30 dan satu lagi di lintasan Jalan 30 (Lama Tuha) atau kawasan perkebunan sawit rakyat.  Petani sawit di kawasan itu selama ini bisa menjangkau lokasi perkebunan dari jembatan Drien Leukit, Desa Blang Makmur, Kuala Batee.

Pascaambruknya dua jembatan bailey tersebut, warga terpakasa menempuh jalan memutar, melewati jalan Desa Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot menuju Jalan 30 (Desa Lama Tuha) dengan jarak tidak kurang 17 kilometer.     

Pada Rabu pagi kemarin, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Abdya, Ir Mohd Tavip, bersama Kabid Bina Marga Cipta Karya, Salman Alfarisi ST dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Rahwadi AR ST bersama stafnya turun ke lokasi. “Bupati sudah perintahkan agar dua jembatan yang ambruk itu segera ditangani dengan dana bencana alam,” kata Rahwadi kepada Serambi kemarin.

Menurut Camat Babahrot, M Tahir, air yang menggenangi jalan raya Blangpidie-Meulaboh di Desa Ie Mirah itu mencapai setinggi lutut orang dewasa. Arusnya sangat deras sehingga kendaraan tak berani melintas selama empat jam.

Dandim Abdya, Letkol Arm E Dwi Karyono AS kepada Serambi, Selasa malam menjelaskan, sekitar 70 KK warga Desa Ie Mirah diungsikan ke lokasi aman setelah permukiman mereka dikepung banjir setinggi 50-100 cm.

Pelayaran KMP Teluk Sinabang dari Labuhan Haji, Aceh Selatan ke Sinabang, Kabupaten Simeulue dihantam badai ketika dalam pelayaran, Rabu (7/3). Kepanikan sempat terjadi atas kapal ketika kapal bergoyang hebat mengakibatkan truk terbalik dan menimpa sejumlah sepeda motor.

Safrijal, seorang penumpang KMP Teluk Sinabang kepada Serambi melaporkan, sepeda motornya rusak akibat tertimpa truk yang terbalik ketika kapal dihantam badai. “Syukurlah tak sampai terjadi musibah lebih buruk, meski kapal tiba di Sinabang pada pukul 12.00 siang dari biasanya pagi,” kata Safrijal.(c39/nun/c48)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved