Selasa, 9 Juni 2026

80 Unit Kios di Sp Beutong belum Dibagikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie hingga kini belum membagikan sebanyak 89 unit kios di Simpang Beutong, Kecamatan Muara

Tayang:
Editor: bakri
SIGLI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie hingga kini belum membagikan sebanyak 89 unit kios di Simpang Beutong, Kecamatan Muara Tiga, Pidie. Padahal kios yang dibangun dengan dana Otsus Rp 1 miliar itu telah rampung dikerjakan sejak Desember 2011 lalu.

“89 kios di Simpang Beutong Laweung telah rampung Desember 2011, dan dalam waktu dekat akan dibagikan kepada pedang,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pidie, Mulyadi SPd, kepada Serambi Sabtu (10/3).

Kata Mulyadi, sejak selesai dikerjakan, kios-kios tersebut telah diserahkan kepada Muspika Muara Tiga, dengan harapan kios tersebut segera ditempati warga untuk aktifitas berjualan buah. Tapi, hingga kini kios-kios itu belum kunjung difungsikan. “Kami mendesak Muspika Laweung untuk segera membagikan kios itu kepada pedagang. Jangan dilambat-lambatkan karena bangunan kios itu dikhawatirkan akan rusak akibat tidak adanya perawatan,” tegas Mulyadi.

Karena tujuan pembangunan kios-kios tersebut, kata Mulyadi, untuk membantu masyarakat dalam memperoleh bangunan yang layak digunakan. Sebab, selama ini masyarakat mengunakan kios tidak layak huni dalam menjalankan rutinitas seabagai penjual buah. “Makanya, kami merespon keluhan masyarakat dengan membangun 89 kios-kios tersebut di pinggir jalan nasional itu,” katanya.

Dikatakan, kios-kios yang diberikan itu bukan hibah, melainkan bantuan dalam bentuk hak pakai saja. Di mana setiap kios akan dipungut biaya Rp 2.000/ kios/hari. Yang rinciannya, Rp 1.500 untuk pemilik tanah. Sisanya, kata dia, Rp 300 mengalir untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Rp 200 bagi pengelola kios-kios tersebut. “Ini adalah hasil kesepakatan semua pihak. Dan, yang menggunakan kios tidak keberatan,” kata Mulyadi.

Dalam tahun ini, katanya, Pemkab merencakan akan memplotkan dana untuk pembangun drainase di kios-kios di Simpang Beutong Laweung. Karena dengan tidak ada saluran di lokasi kios tersebut, justru tumbuh suburnya penyakit.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved