Jembatan Alue Beringen Rusak Diterjang Banjir
Senin, 12 Maret 2012 09:15 WIB

Jembatan darurat Alue Beringen Jalan 30, Gampong Persiapan Lhok Gayo, Babahrot, Abdya yang rusak diterjang banjir luapan pada Selasa (6/3) lalu, hingga kini belum diperbaiki. Foto direkam Sabtu (10/3). SERAMBI/ZAINUN YUSUF
Berita Terkait
- Hanura Bantu 800 Peket Sembako Korban Banjir Aceh…
- Mahasiswa IAIN Ar Raniry Bantu Korban Banjir Singkil
- BPBA Kirim Bantuan Untuk Korban Banjir di Simeulue
- Pelayaran ke Simeulue Kembali Lancar
- Lintas Bulu Hadek-Luan Balu, Simeulue Longsor
- Wagub Aceh Arungi Banjir Singkil
- Mahasiswa Galang Dana untuk Korban Banjir
- Lagi, Jenazah Korban Jatuhnya Mobil Ditemukan
- Banjir Singkil belum Surut
- Bantuan Dinsos Aceh Tiba di Simeulue
BLANGPIDIE- Jembatan darurat di litasan Gampong Ie Mirah (jalan raya) menuju lokasi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Gampong Persiapan Lhok Gayo, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya), mengalami rusak berat diterjang banjir. Akibatnya kawasan itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Pantauan Serambi di lokasi, Sabtu (10/3) sore, jembatan darurat dari kayu bulat yang disusun melintasi Alue Beringen mengalami rusak parah sehingga tidak dapat lagi dilintasi kendaraan roda empat (mobil), kecuali sepeda motor (sepmor) dengan ekstra hati-hati. “Jembatan tersebut rusak setelah diterjang banjir luapan Krueng Ie Mirah pada Selasa (6/3) malam lalu,” ungkap Usman (38), seorang warga di lokasi.
Badan Jalan 30 yang dibuka Pemkab Abdya sejak dua tahun lalu menjadi lintasan masyarakat yang membuka areal perkebunan kelapa sawit di kawasan Gampong Persiapan Lhok Gayo dan areal pertanian lainnya, di samping sebagai lintasan menuju lokasi Proyek Pembangunan PKS.
Usman menambahkan, dalam peristiwa banjir Selasa (6/3) malam lalu, ketinggian air di atas permukaan jembatan darurat itu tidak kurang 50 cm. Masyarakat mengharapkan Pemkab Abdya, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum atau Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) segera melakukan perbaikan darurat tersebut. Bahkan, masyarakat mengharapkan jembatan lokasi Alue Beringen tersebut dapat ditingkatkan menjadi jembatan permanen, sehingga arus kendaraan dari dan ke lokasi proyek pembangunan PKS di Gampong Persiapan Lhok Gayo menjadi lancar.(nun)
Pantauan Serambi di lokasi, Sabtu (10/3) sore, jembatan darurat dari kayu bulat yang disusun melintasi Alue Beringen mengalami rusak parah sehingga tidak dapat lagi dilintasi kendaraan roda empat (mobil), kecuali sepeda motor (sepmor) dengan ekstra hati-hati. “Jembatan tersebut rusak setelah diterjang banjir luapan Krueng Ie Mirah pada Selasa (6/3) malam lalu,” ungkap Usman (38), seorang warga di lokasi.
Badan Jalan 30 yang dibuka Pemkab Abdya sejak dua tahun lalu menjadi lintasan masyarakat yang membuka areal perkebunan kelapa sawit di kawasan Gampong Persiapan Lhok Gayo dan areal pertanian lainnya, di samping sebagai lintasan menuju lokasi Proyek Pembangunan PKS.
Usman menambahkan, dalam peristiwa banjir Selasa (6/3) malam lalu, ketinggian air di atas permukaan jembatan darurat itu tidak kurang 50 cm. Masyarakat mengharapkan Pemkab Abdya, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum atau Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) segera melakukan perbaikan darurat tersebut. Bahkan, masyarakat mengharapkan jembatan lokasi Alue Beringen tersebut dapat ditingkatkan menjadi jembatan permanen, sehingga arus kendaraan dari dan ke lokasi proyek pembangunan PKS di Gampong Persiapan Lhok Gayo menjadi lancar.(nun)
Editor : bakri
