Minggu, 30 Agustus 2015

Islam Berkembang di Rusia

Jumat, 16 Maret 2012 10:26

SPIRIT keberagamaan mereka dibelenggu oleh paham komunis. Hampir 70 tahun mereka tidak leluasa mengamalkan apa yang menjadi keyakinan mereka. Siapa mereka? Itulah para penganut agama Islam di Rusia. Lalu, bagaimana Islam berkembang di Rusia sekarang? Inilah yang ingin saya laporkan dari Moskow.

Di Moskow, Kristen Orthodok merupakan agama terbesar. Kebesaran agama ini dapat dilihat dari arsitektur St. Basil yang berada di pusat Kota Moskow yang dibangun antara tahun 1555-1556.

Tapi, keindahan dan kemegahan yang melekat di St. Basil menyimpan sejarah yang sangat penting tentang perkembangan Islam Rusia, khususnya di Moskow. Bentuk kubah bangunan ini serupa dengan kubah masjid yang selama ini ada, namun ada sedikit perbedaan, yaitu adanya tanda salib simbol agama Kristen Orthodok. Gereja ini merupakan simbol penaklukan Kristen Orthodok atas Islam dan menandai kemenangan bangsa Rusia atas penaklukan Kazan yang pada saat itu dikuasai Bangsa Tartar-Mongol pada tahun 1552.

Tahun 2005, menurut Syekh Hazrat Rushan Abbasyof, seorang mufti Moskow, terdapat sekitar 23 juta penduduk Rusia yang Islam. Mereka lahir dari golongan etnik persekutuan Rusia. Di Moskow, terdapat lebih dari 2 juta orang muslim. Dengan jumlah ini, agama Islam merupakan populasi terbesar kedua setelah orthodok.

Perkembangan Islam di Rusia diawali oleh suku yang berada di Pegunungan Kaukasus, yaitu Dagestan. Bukti-bukti yang menguatkan masuknya Islam pertama kali di pegunungan ini yaitu dengan adanya makam para sahabat Rasullulah saw, seperti: Abdul Rahman bin Rabiah, Salman bin Rabiah, dan Surokah bin Amru. Hal ini menjadikan Dagestan sebagai pintu masuk Islam di Moskow. Ada pula Kazan dengan suku Tartar, sebagian besar penduduknya beragama Islam. Terlihat dari adanya masjid-masjid yang sangat besar dan indah serta adanya aktivitas keagamaan yang sehari-hari dilakukan penduduknya. Hal ini menjadikan Kazan sebagai pusat Islam terbesar di Rusia, selain Suku Dagestan di Pegunungan Kaukasus. Ada pula Checznya dengan “Madrasah Zelimkan” di mana anak-anak dan orang dewasa menimba ilmu agama dengan sangat baik.

Perkembangan Islam di Moskow dapat dibuktikan dengan adanya masjid yang berdiri dengan kokoh dan indah yang dibangun tahun 1904 (sebelum era komunis), kemudian dipugar tahun 2011.

Masjid Sabornaya merupakan masjid terbesar di Moskow. Masjid hijau ini terletak di Olimpiysky Avenue, dibangun oleh arsitektur bernama Nikolai Zurkhov. Di bawah pimpinan Ilyas Tazhiyev, masjid ini dipugar guna memperbaiki arah kiblatnya.

Halaman12
Editor: bakri
KOMENTAR
berita POPULER
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas