Bulog Tambah Distribusi Raskin Tahun Ini
Direktur Bulog, Sutarto Alimoeso dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI, meminta tambahan anggaran Rp 5,3 triliun
Sebelumnya, anggaran Bulog dalam APBN 2012 hanya sebesar Rp 15,6 triliun. Permintaan ini disampaikan langsung Sutarto saat rapat dengan Komisi IV DPR RI.
"Dana tambahan ini untuk menambah jumlah raskin, karena durasi penyerahan raskin bertambah satu bulan,” kata Sutarto.
Anggaran ini dialokasikan untuk menambah pasokan beras miskin (raskin) menjadi 14 bulan, dari waktu distribusi sebelumnya hanya 13 bulan. Dengan tambahan dana ini, berarti tahun ini Bulog mengajukan dana pengadaan raskin senilai Rp 20,9 triliun.
Penambahan satu bulan itu memiliki kuota tambahan beras yang sama , yakni 15 kilogram (Kg) per bulan per rumah tangga miskin penerima. Sementara patokan penerima raskin tetap sama, yakni 17.488.007 kepala keluarga.
Dalam hitungan Bulog, jumlah raskin yang dibutuhkan untuk didistribusikan selama 14 bulan itu mencapai 3,6 juta ton.
Hasil rapat Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk menerima usulan dari perum Bulog tersebut. Artinya, dana untuk raskin naik menjadi Rp20,9 triliun. "Kami menerima usulan yang diajukan dengan tambahan subsidi raskin,” kata Romahurmuzy, ketua Komisi IV DPR.
Selain menerima tambahan dana untuk raskin, Komisi IV juga menyetujui tambahan dana untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP) senilai Rp 2 triliun.(Dea Chadiza Syafina)
