Wali Kota Minta Aparat Ikut Berantas Pekat
Sebagai daerah syariat Islam, segala jenis pekat harus diberantas
“Sebagai daerah syariat Islam, segala jenis pekat harus diberantas,” ujar Wali Kota Sakti saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Subulussalam, Rabu (21/3) lalu di Grand Mitra Hotel Subulussalam.
Ia pun mewanti-wanti para pelaku pekat yang masih nekat beraksi di Subulussalam. “Jangan coba-coba perbuatan haram, judi, miras dan perempuan nakal terjadi di daerah ini karena akan berhadapan dengan kepala daerah,” tegas Sakti.
Tekat Sakti memerangi kegiatan maksiat di Kota Subulussalam tak tanggung-tanggung. Politisi Partai Golkar yang pernah menjadi anggota DPRD mulai dari Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam bahkan mengancam akan turun bersama ibu-ibu perwiridan jika diperlukan.
Karenanya, Sakti mengingatkan semua instansi terkait menyatukan komitmen untuk memerangi praktik maksiat yang masih marak di daerah ini. “Kita komit untuk memberantas judi, miras dan perempuan nakal, bila perlu, nanti saya akan turun bersama ibu-ibu perwiridan “ pungkas Sakti.
Terkait Musrenbang, Pemko Subulussalam mengalokasikan dana sebesar Rp 80 juta untuk desa. “Masing-masing desa dibantu sebesar Rp 80 juta dan khusus untuk pemberdayaan kaum perempuan, penduduk desa di bawah 100 KK Rp25 juta dan di atas 100 KK Rp50 juta,” kata wali kota.(kh)