Senin, 22 Desember 2014
Serambi Indonesia

Abi Lampisang Janji Perjuangkan Syariat

Kamis, 29 Maret 2012 10:27 WIB

Abi Lampisang Janji Perjuangkan Syariat - 290312foto.14_.jpg
Tgk Darwis Jeunieb, Rabu (28/3) berkampanye untuk pasangan cagub nomor urut 5 dr Zaini Abdullah/Muzakkir Manaf di lapangan bolakaki Matanggelumpang Dua, Peusangan, Bireuen. SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Abi Lampisang Janji Perjuangkan Syariat - 290312foto.16_.jpg
Cagub Aceh, Muhammad Nazar melakukan kampanye dialogis di Cafe Rangkang Kupi, Langsa, Gampong Jawa Muka, Kecamatan Langsa Kota, Rabu (28/3). SERAMBI/ZUBIR
* Muzakir Janji Datangkan Dokter LN
* Darni Bertekad Berantas Korupsi
* Nazar Akan Perbanyak Beasiswa Yatim


LHOKSUKON - Pasangan cagub-cawagub Tgk Ahmad Tajuddin (Abi Lampisang)-HT Suriansyah MSi menggelar kampanye terbuka di Lapangan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (28/3).

Jika terpilih memimpin Aceh, ia janji akan memperjuangkan penegakan syariat Islam di Aceh. Selain itu, Abi Lampisang akan mengalokasikan dana yang lebih besar untuk pos kegiatan di bidang agama.

Kampanye yang berlangsung sejuk itu dimulai pukul 15.00 WIB. Diawali dengan zikir bersama, diakhiri dengan shalawat Nabi menjelang pukul 18.00 WIB. Kampanye itu dihadiri ratusan pendukung Abi Lampisang.

Abi Lampisang juga memperkenalkan dirinya sebagai orang yang dibesarkan di Rawang Itek, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Juru kampanye lainnya yang hadir kemarin adalah Pimpinan Dayah Darul Mujahidin, Lhokseumawe, Tgk Muslim Attahiri.

Muzakir di Samadua
Cawagub Aceh dari Partai Aceh (PA), Muzakir Manaf dalam orasinya di Lapangan Bolakaki Gema, Samadua, kemarin mengatakan, jika ia bersama cagub dr Zaini Abdullah terpilih memimpin Aceh, maka biaya pendidikan dari SD hingga SMA akan digratiskan.

“Untuk jangka panjang kita akan didik anak-anak kita kuliah ke luar negeri, sedangkan untuk jangka pendek kita akan datangkan dokter dari luar negeri ke Aceh, supaya orang Aceh tidak payah lagi berobat ke luar negeri. Demikian juga dengan program JKA akan kita lanjutkan dan kita tambah dananya,” papar Muzakir.

Muzakir menambahkan, uang puluhan triliun yang turun ke Aceh selama ini akan dimanfaatkan untuk kemaslahatan rakyat Aceh.

Kampanye tersebut dikawal ketat aparat keamanan dan Satgas PA. Puluhan mobil, truk terbuka, dan mobil pribadi terlihat berjejer di pinggir jalan nasional Tapaktuan–Meulaboh. Karena tak cukup tempat parkir, mobil pengunjung terpaksa diparkir di pinggir Sungai Samadua.

Soenarko & Firmandez
Kampanye terbuka cagub/cawagub Aceh dari PA di Samadua itu juga dihadiri tiga jurkam dari Banda Aceh, yakni Mayjen TNI (Purn) Soenarko, Ketua Forum Lintas Partai Politik Provinsi Aceh (FLP2A), H Firmandez SE, dan Nur Azizah dari Aceh Besar.

Nur Azizah mengatakan, PA bukanlah partai mantan kombatan GAM saja, melainkan partai yang lahir berkat perjuangan dan pengorbanan darah rakyat Aceh. “Ini merupakan partai milik semua masyarakat yang tinggal dan menetap di Aceh. PA juga bukanlah miliknya kaum adam saja, tapi juga miliknya kaum hawa yang tinggal di Aceh,” ujarnya lirih.

Kemudian, giliran Soenarko bersama Firmandez menyampaikan orasi politik. “Perlu saya sampaikan kepada bapak dan ibu-ibu yang bukan bersuku Aceh, apakah itu dari suku Padang, Jawa, Batak maupun suku lain untuk tidak usah takut dan malu-malu, mari kita bergabung di Partai Aceh. Kalau kita semua sudah bisa bersatu dalam wadah Partai Aceh, maka kita sudah tepat memilih pemimpin yang bisa membawa Aceh lebih maju, lebih makmur, lebih damai, sebab pasangan ini adalah pasangan perjuang dan perdamaian,” ucap Soenarko.

Sepanjang kampanye, cuaca cukup terik. Siraman air dari mobil pemadam kebakaran Pemkab Aceh Selatan turut membantu massa untuk bertahan hingga kampenye bubar.

PA di Pulau Kayu
Massa kampanye cagub yang diusung PA memerahkan Lapangan Bolakaki Desa Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya), kemarin. Kampanye itu tanpa dihadiri dr Zaini/Muzakir Manaf.

Meski tanpa dihadiri cagub/cawagub jagoan PA, namun massa yang datang dari berbagai penjuru tetap bersemangat menyaksikan kampanye. Massa yang menyesaki lapangan bolakaki itu tidak beranjak dari tempatnya, meski sempat diguyur hujan sesaat.

Kampanye dimeriahkan dengan seudati, rapa-i geleng, dan syair dang deria yang dilantunkan trubadur pantai selatan, Muda Balia. PA menampilkan tiga jurkam: Ir Jufri Hasanuddin (Cabup Abdya), Abdul Muthalib (mantan juru runding GAM-RI), dan Muda Balia.

Dalam orasi politiknya, tim kampanye ini berjanji akan menjadikan Aceh sebagai daerah terkemuka di Indonesia, membangun islamic center, dan menyejahterakan Abdya.

Darni berantas korupsi

Pasangan cagub/cawagub Darni Daud/Ahmad Fauzi dalam orasinya di Lapangan Bolakaki Persimura Beureunuen, Pidie, menjanjikan jika ia terpilih menjadi Gubernur Aceh, salah satu pogramnya adalah memberantas korupsi. Program lainnya, pasien yang berobat JKA Plus tidak diinapkan di kakilima rumah sakit. Semua pasien miskin tetap dirawat di dalam ruangan. Caranya dengan memperluas rumah sakit dan menambah dokter spesialis.

Makanya saat ini, kata Darni, Unsyiah telah membuka pogram dokter spesialis. Bukan hanya itu, janjinya setiap rumah sakit kabupaten/kota memiliki dokter spesialis memadai serta tersedia stok obat yang lengkap dan tak ada monopoli apotek.

Selain itu, kata Darni, ia akan memajukan pendidikan di Aceh seperti masa keemasan Iskandar Muda. Keberadaan Kampus Unigha dan Al-Hilal Sigli akan ia majukan seperti Unsyiah.

Mobil dilempar

Prof Darni M Daud tadi malam mengakui mobilnya sempat dilempar orang dengan botol aqua saat perjalanan pulang dari Beureunun ke Sigli seusai kampanye di Beureunun, Pidie, Rabu (28/3). Tidak itu saja, lapor Darni, bahkan pendukungnya yang hendak menghadiri kampanye dihadang oleh sekelompok orang.

“Kalau kondisi seperti ini terus berlanjut, ini akan mencederai dan sekaligus menjadi malapetaka bagi demokrasi,” kata Darni kepada Serambi tadi malam usai melakukan kampanye di Beureunun, Pidie.

Pihaknya berharap aparat bertindak tegas terhadap pelaku teror, intimidasi, dan kekerasan yang membuat Pilkada Aceh tercoreng.

Nazar tampung konsep
Kampanye cagub/cawagub Muhammad Nazar/Nova Iriansyah di Kota Langsa berlangsung secara dialogis. Dihadiri ratusan pendukungnya. Acara tersebut dilaksanakan di lantai dua Café Rangkang Kupi, Jalan A Yani, Gampong Jawa Muka, Langsa Kota, Rabu (28/3) sore.

Nazar hadir tanpa ditemani Nova, melainkan didampingi Ketua Muhammad Nazar Center (MNC) Langsa, Ray Iskandar, dan salah seorang calon Wali Kota Langsa, Juhari Amin. Sebelumnya Nazar menghadiri peringatan Maulid Nabi di Gampong Sungai Pauh Firdaus, Kecamatan Langsa Barat.  

Setelah kampanye dialogis, cagub nomor 4 ini menyempatkan diri mengujungi Pasar Langsa untuk melihat proses pembanguan pusat perbelanjaan di daerah setempat.

Dalam orasinya Nazar mengatakan, apabila pada Pilkada 2012 ini pasangan cagub/cawagub nomor 4 menang, maka ia siap menampung sebagian konsep para calon lainnya yang kalah.

Bagi kelompok yang berbeda pandangan selama ini, termasuk yang masih bicara perbedaan antarsuku, maka akan dipersatukan untuk membangun Aceh lebih besar dalam bingkai NKRI.

Di bidang pendidikan dan peningkatan SDM Aceh, Nazar/Nova kelak jika terpilih akan memperbanyak beasiswa yatim, S1, S2, S3, penguatan dayah, pasantren, balai pengajian, termasuk pembinaaan revitalisasi masjid dan meunasah gampong.

Sementara itu, cagub/cawagub Irwandi Yusuf/Muhyan Yunan kemarin tidak berkampanye langsung. Diduga karena, Muhyan kemarin menghadiri pesta pernikahan anak gadisnya di Banda Aceh. (tz/az/naz/c42/c46/sup)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas