Rabu, 10 Juni 2026

Citizen Reporter

Satu Kampus Empat Simbol Agama

Kehidupan masyarakat Solo dipenuhi dengan sikap jiwa sosial yang masih sangat kental

Tayang:
Editor: hasyim
zoom-inlihat foto Satu Kampus Empat Simbol Agama
Anhar Fajri Peserta Magang Dosen DIKTI 2012 di UNS Solo, Melaporkan dari Solo
SURAKARTA atau Solo merupakan wilayah perkotaan di Provinsi Jawa Tengah. Kehidupan masyarakat Solo dipenuhi dengan sikap jiwa sosial yang masih sangat kental. Mereka ramah, sopan, dan selalu menghormati orang lain.

Toleransi dan kerukunan umat beragama menjadi salah satu faktor kenyamanan setiap orang yang ingin menjadikan Solo sebagai salah satu pusat kehidupan kota yang menarik untuk dikunjungi sekaligus menetap bagi yang ingin memulai kehidupan baru di Kota ini.

Kehidupan seperti itu, juga menjadi salah satu ciri khas kampus di Solo dengan sikap toleransi dengan membangun keanekaragaman tempat beribadah sesuai dengan agama yang dianut para mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di tempat tersebut.

Tempat peribadatan yang lengkap seperti itu di sebuah perguruan tinggi terbesar di Solo, penulis lihat di saat pertama kali tiba Kampus Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Untuk mengikuti program magang Dosen tahun 2012 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI). UNS juga merupakan kampus peringkat nomor 7 se-Indonesia.

Saat pertama kali memasuki UNS menuju tempat penginapan sementara di wisma tamu, penulis merasa heran dan aneh karena berbeda kehidupan di Aceh yang hampir seluruhnya beragama Islam. Dalam hal sarana ibadah UNS memiliki Masjid Nurul Huda UNS. Merupakan satu-satunya masjid terbesar yang berada di lingkungan kampus UNS. Universitas in mempunyai empat masjid yang tersebar di empat lokal  kampus UNS, yaitu lokal Kentingan, Manahan, Kleco, dan Pabelan.

Masjid  Nurul Huda UNS terletak di kampus UNS lokal Kentingan. Kampus UNS lokal Kentingan merupakan pusat dari segala aktivitas UNS. Karena terletak di pusat aktivitas UNS, maka Masjid Nurul Huda merupakan bagian yang tak terpisahkan dari berbagai aktivitas yang dilakukan di kampus UNS. Sejak diresmikan penggunaannya pada tanggal 22 Oktober 1982. Masjid Nurul Huda mempunyai kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan dakwah Islam di UNS.

Karena selain berfungsi sebagai sarana ibadah, Masjid Nurul Huda juga berfungsi sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada civitas muslim UNS, khususnya mahasiswa muslim. Kemudian untuk umat Kristiani, UNS memiliki sebuah gereja, untuk umat Hindu ada Pura, serta 1 buah Vihara untuk pemeluk agama Budha.

Mengenai Pura tempat peribadatan orang Hindu, Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S. pernah mengatakan di saat pertemuan dengan perserta magang dosen dari DIKTI 2012, “Kalau ingin melihat pura tidak perlu jauh-jauh ke Bali, karena di UNS sudah tersedia dengan lengkap tempat peribadatan”.

Kerukunan antarumat beragama yang telah dipraktikan tersebut, memberikan pengalaman baru bagi saya. Kehidupan beragama dan tempat peribadatan yang berdampingan tidak membuat minder atau menghina sesama pemeluk agama lain. Semua mempraktikkan semua cara beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing tanpa takut adanya gangguan dari pihak yang berbeda.    

Penganut agama Islam, Kristen, Budha, dan Hindu saling menghargai satu dengan yang lain. Mahasiswa yang beragama Islam pada saat memasuki jadwal shalat langsung menuju masjid, begitu juga dengan mahasiswa lain yang berbeda agama akan menuju tempat peribadatan masing-masing sesuai jadwalnya.

Kampus UNS menjadikan kerukunan umat bergama sebagai salah satu simbol untuk menjaga kelestarian dan budaya sebuah daerah. Berawal dari sebuah sistem seperti itu UNS menjadi salah satu kampus yang mempunyai keunikan dan tradisi yang berbeda dengan kampus lain di Indonesia, sehingga mampu bersaing dengan daerah lain dalam peningkatan mutu pendidikan setiap mahasiswa yang ingin belajar dan melanjutkan studi di UNS.

* Jika
Anda punya informasi menarik, kirimkan naskah dan fotonya serta identitas bersama foto Anda ke: redaksi@serambinews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved