Spirit Aceh untuk Miss Indonesia

SAYA memberanikan diri mewakili Aceh di ajang Miss Indonesia 2012, karena saya memang berdarah Aceh dan saya bangga mewakili Aceh

Spirit Aceh untuk Miss Indonesia
Rafiqa Soraya Azhar
“SAYA memberanikan diri mewakili Aceh di ajang Miss Indonesia 2012, karena saya memang berdarah Aceh dan saya bangga mewakili Aceh. Melalui cara ini saya ingin mengangkat harkat wanita Aceh di tingkat nasional.”

Jawaban lugas itu ditulis Rafiqa Soraya Azhar dalam surat elektronik menanggapi pertanyaan Serambi terkait keberhasilannya terpilih sebagai wakil Aceh ke ajang Miss Indonesia 2012. “Selama hidup saya, saya tidak akan pernah menjadi orang lain selain menjadi orang Aceh,” tandas dara kelahiran Medan yang akrab dipanggil Aya, ini.

Aya, kelahiran 17 April 1991, kini mahasiswi jurusan Bahasa Inggris Universitas Medan (Unimed) terpilih menjadi finalis Miss Indonesia 2012 lewat seleksi yang dilaksanakan di Jakarta bulan Februari 2012.

Ketika namanya tersiar di berbagai media, termasuk di jejaring sosial, beragam komentar bermunculan, termasuk dari kalangan masyarakat Aceh.

Saat ditanya apakah dia sudah siap menghadapi ‘serangan’ dari masyarakat Aceh yang menganggap kontes-kontesan, termasuk pemilihan Miss Indonesia sebagai sesuatu yang tidak perlu, malah ada pandangan ekstrem yang menyebut sebagai bentuk mengeksploitir perempuan, Aya tak bersedia mempolemikkan itu karena dia sendiri belum mengenal secara mendalam seluk beluk ajang Miss Indonesia.

“Namun, berdasarkan pengalaman saya ketika mengikuti audisi di tingkat daerah dan interaksi dengan teman-teman dan dewan juri, saya mendapat kesan bahwa acara ini tidaklah seburuk seperti yang dibayangkan banyak orang. Saya percaya bahwa acara ini dapat mempertegas nilai-nilai keperempuanan di Indonesia, dan tidak menjurus kepada eksploitasi perempuan,” katanya. “Saya berjanji akan mempertahankan nilai-nilai keacehan sebagai jati diri saya,” lanjut gadis yang hobi modelling, travelling, dan membaca ini.

Putri ketiga dari empat bersaudara, dari pasangan Drs Azhar Umar MPd-Dra Saflani Munir ini sudah sangat siap mewakili Aceh di ajang Miss Indonesia 2012. “Ayah saya asal Panton Labu, Aceh Utara. Saya bangga sebagai orang Aceh,” ujarnya berulang-ulang.

Untuk 2012, Yayasan Miss Indonesia mengawali audisi di Medan pada 17 Desember 2011 yang kemudian berlanjut ke kota-kota lainnya di seluruh Indonesia. Pada proses seleksi lanjutan di Jakarta, Februari lalu, Aya terpilih sebagai finalis mewakili Provinsi Aceh. Akankah prestasi terbaik itu akan terus menjadi milik Aya hingga malam final penganugerahan mahkota Miss Indonesia 2012 yang dijadwalkan di Jakarta pada 28 April mendatang? “Mohon dukungan dan doa restu seluruh masyarakat Aceh dan Indonesia,” ujar Aya yang ketika dihubungi kemarin sedang berada di Bandung dalam rangkaian persiapan termasuk pemantapan pengetahuan tentang daerah masing-masing menjelang masuk karantina pada 15 April 2012.(nasir nurdin/tribun medan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved