Sabtu, 9 Mei 2026

Gemuk, Sehat yang Berisiko

Jadi kalau seseorang sudah disebut gemuk melebihi berat standar, maka sehatnya itu beresiko.

Tayang:
Editor: mufti
zoom-inlihat foto Gemuk, Sehat yang Berisiko
ilustrasi | net
SERAMBINEWS.COM - Memiliki badan gemuk bisa jadi menakutkan bagi kebanyakan orang. Tidak hanya merasa minder, bobot tubuh berlebih juga rentan penyakit. Tidak sedikit orang gemuk melakukan diet ketat sampai akhirnya jatuh sakit.

Menurut dr AJ Djohan , dalam kesehatan bahwa gemuk sudah dikatakan kurang sehat dan sulit dikatakan sehat, karena gemuk itu mempunyai risiko berbagai penyakit. Jadi kalau seseorang sudah disebut gemuk melebihi berat standar, maka sehatnya itu  beresiko.


"Jadi gemuk itu digolongkan sebagai penyakit. Tetapi kalau gemuk atas pertimbangan tulang besar atau otot besar itu bisa saja sehat," terangnya.


 Perlu diketahui, gemuk yang sudah melebihi berat standar akan memiliki beberapa risiko di antaranya; menggangu sendi lutut, kencing manis, hipertensi dan lainnya.


"Di Inggris dinyatakan gemuk itu wabah, bahkan di negara itu diberikan tunjangan kepada warga untuk bisa menurunkan berat badan yang sesuai, bahkan bila berhasilakan dikasih bonus


Disarankannya, hendaklah mengatasi kegemukan, seimbangkan kalori masuk dan keluar, akukan diet rendah (hati-hati terhadap obat kurus, karena ada yang bisa menimbulkan darar tinggi serta jantung). Kemudian olahraga minimal sehari 15 menit dan seminggu minimal 3 kali. Penting pula menghindari masukan lemak dan karbohidrat sederhana.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved