Selasa, 23 Desember 2014
Serambi Indonesia

Amankan Undangan Ganda

Senin, 9 April 2012 09:55 WIB

KIP menerima DP4 sebagai cikal bakal Daftar pemilih Sementara (DPS) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk dan Capil) Abdya. Setelah dimasuk dalam DPS, dikirim kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di desa untuk dilakukan pengecekan ulang.

Saat pengecekan, ditemukan warga sudah meninggal atau pindah alamat, maka nama bersangkutan dicoret, baru kemudian ditetapkan DPT (daftar pemilih tetap). Bila ketentuan ini dilaksanakan dengan benar, maka tidak terjadi kasus warga meninggal dan pindah alamat, diundang lagi. Bila masih ditemukan  DPT yang amburadul, maka kesalahan pada PPDP.

Soal banyak warga yang menerima undangan  atau surat pemberitahuan tempat memilih secara ganda, setelah dicek dalam DPT masing-masing TPS yang masih tersimpan dalam data KIP, ternyata tidak ditemukan nama ganda. Kalau pun namanya sama, tapi tanggal dan tahun kelahiran beda.

Namun demikian, kita telah menghubungi KPPS/TPS untuk mengamankan undangan ganda, undangan bagi warga yang sudah meninggal atau undangan untuk warga yang sudah pindah. Agar tidak terjadi penyalahgunaan.

* Hasbi, Ketua Pokja Pendaftaran Pemilih KIP Abdya.(az/nun)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas