Rabu, 26 November 2014
Serambi Indonesia

173 Honorer di Pidie Lulus Verifikasi Pusat

Rabu, 11 April 2012 09:21 WIB

SIGLI – Sebanyak 173 tenaga honorer di Kabupaten Pidie dilaporkan sudah lulus verifikasi dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat. Bahkan kini nama-nama mereka yang lulus tersebut telah ditempel di papan pengumuman kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pidie.

Sekda Pidie, H Said Mulyadi SE MSi didampingi Sekretaris BKD Pidie, Mukhlis SSos kepada Serambi, Selasa (10/4) menyebutkan, mereka yang lulus ini termasuk dalam kategori I, artinya honor mereka sebelumnya dibayar dari APBN. “Kami informasikan kepada honorer belum lulus ferifikasi supaya bersabar,”ujar Said Mulyadi.

Di sisi lain, disebutkan, ke-173 honorer sudah memenuhi persyaratan ini selanjutnya dipersiapkan untuk mengikuti uji publik mulai tanggal 5-19 April 2012 di kantor BKD. “Selanjutnya hasil uji publik ini akan dikirim lagi ke BKN dan menunggu hasil,”tambah Mukhlis.

Ditambahkan, setelah lulus uji publik inilah barulah honorer bersangkutan keluar NIP dan kemudian keluar SK pengangkatan. “Jadi tahapan-tahapan inilah harus dijalani oleh honorer tersebut,”ujarnya.

Dijeaskan, maksud dari honorer kategori I adalah mereka dibayar honornya bersumber dari APBN Jakarta. Selanjutnya hingga kini, di Kabupaten Pidie terdapat 1.000 lebih honorer yang masuk kategori II.

“Honorer kategori II maksudnya honor mereka dibayar diluar APBN bisa dari dana BOS atau dana pihak ketiga lain. Nasib 1.000 lebih honorer ini juga akan diusulkan seperti secara bertahap, yang memenuhi kriteria,” katanya. Untuk kategori II ini, akan diverifikasi dan validasi ulang. Mereka juga akan mengikuti seleksi ujian tulis sesama honorer. “Yang jelas kita telah mengupayakan untuk dapat diterima, keputusannya tetap berada di BKN,” katanya. Ia harapkan semua tenaga honorer kategori II harus lebih dulu bersabar menunggu kapan pelaksanaan seleksi dari BKN. “Harap bersabar, kami juga belum dapat informasi,” sebutnya.

Sementara itu, di Pidie Jaya (Pijay) sebanyak 37 tenaga honorer telah lulus ferifikasi pusat pada akhir 2010 lalu. Menurut keterangan Kepala Badan Kepengwaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pidie Jaya, Dr Roeslan Abdoel Gani MPd kepada Serambi, Selasa (10/4) mengatakan, ke 37 tenaga honorer yang lulus verifikasi tersebut adalah mereka yang selama ini bekerja di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kecamataan Meurah Dua.

“Sesuai hasil rapat di Regional VI Medan pada Rabu (4/4) lalu, pihak BKPP Pidie Jaya telah menerima daftar nama-nama tenaga honorer yang mengabdi sejak 2003 dan 2005 untuk dijadikan PNS,”sebutnya.

Dirincikan ke-37 tenaga honorer yang lulus menjadi PNS itu 29 diantara terdapat di Disdik yaitu, A Taleb, Juhani, Kasymiati, Lukman, M Daud, Muhammad Kaoy, Muhammad Yusuf, Muhibbudin, Musri, Nasruddin, Anwar Fahmi, Novita Khairuna, Nurlaila Hayati, Rukiah, Saifuddin, Sawiyah, Sriyanti, Syafruddin, Syamsiah, Tabrani, Zulkifli, Darmawati, Darwiyah, Faridah, Fatimah, Hamdani Ahmad, Hardiyanti, Izaryani, dan Mukhlis. Sementar enam tenga honorer di Dinas PU di bidang pengairan masing-masing, MA Marnus Syakubat, T Muhammad Nur, Cut Ahmad, Mahdi, Muhammad, dan Mukhtar. “Selebihnya dua tenaga honorer yang mengabdi di Kecamatan Meurah Dua yaitu, Habsah dan Nurma,”jelasnya.(aya/c43)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas