Rabu, 10 Juni 2026

Tafakur

Membetulkan Pandangan

Kekayaan (yang sebenarnya) bukanlah harta yang banyak. Namun kekayaan (yang sebenarnya) adalah hati yang selalu merasa cukup

Tayang:
Editor: bakri
Oleh Jarjani Usman

 “Kekayaan (yang sebenarnya) bukanlah harta yang banyak. Namun kekayaan (yang sebenarnya) adalah hati yang selalu merasa cukup” (HR. Bukhari & Muslim).

Pandangan seseorang manusia terhadap sesuatu memberi pengaruh terhadap tindakannya.  Seperti pandangan tentang kekayaan yang semata-mata bertumpu pada harta, sehingga hartalah yang paling dicari.  Harta juga umumnya dianggap sebagai hal yang merubah identitas seseseorang dari orang miskin menjadi orang kaya dan bahkan dimuliakan.

Namun pandangan seperti ini bukan kecil bahayanya.  Banyak manusia telah tenggelam dalam kubangan hawa nafsunya dalam mengejar harta.  Semakin dituruti, hawa nafsu semakin merajalela.  Semakin tak cukup sisa usia seseorang untuk memenuhinya. Bahkan kata Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam, “Seandainya manusia diberi lembah penuh dengan emas, maka ia masih menginginkan lembah yang kedua semisal itu. Jika diberi lembah kedua, ia pun masih menginginkan lembah ketiga. Perut manusia tidaklah akan penuh melainkan dengan tanah. Allah tentu menerima taubat bagi siapa saja yang bertaubat” (HR.Imam Bukhari). Akibatnya manusia menjadi sakit hati dan tak pernah tenang dalam hidupnya karena senantiasa dipacu untuk memenuhi hawa nafsu.

Untuk itu, sangat penting mengikuti ajakan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam untuk membetulkan pandangan tentang kekayaan, agar manusia menjadi tenang dan selamat dunia dan akhirat.  Yaitu, hati yang merasa cukup, itulah kekayaan yang sebenarnya. Kekayaan ini terbukti hanya dimiliki sebahagian kecil orang di dunia ini.  Buktinya, sangat banyak orang yang tidak merasa kaya atau tidak dianggap kaya, meskipun memiliki kekayaan hati.   Bahkan, sangat banyak orang merasa kaya, meskipun hatinya miskin (kasih sayang, keadilan, empati, dan sebagainya).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved