Munadi Herlambang Bungkam Usai Diperiksa KPK
Usai diperiksa, Munadi langsung pergi menggunakan mobil. Dia sempat kesulitan mencari mobil tersebut karena diparkir di luar kompleks KPK.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Petinggi Partai Demokrat Munadi Herlambang bungkam usai menjalani pemeriksaan selama hampir 12 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Munadi dimintai keterangan seputar penyelidikan KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan komplek olahraga terpadu di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Sekretaris Departemen Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat itu keluar dari kantor KPK sekitar pukul 21.00 WIB. Saat ditanya apa saja yang ditanyakan penyelidik KPK, Munadi hanya mengatakan, "Silakan tanya saja ke bapak-bapak yang di atas."
Munadi tak menjawab ketika ditanya apakah pertanyaan penyelidik KPK seputar dugaan korupsi Proyek Hambalang. "Enggak ada, enggak ada masalah itu. Tanya bapaknya saja. Saya enggak tahu," katanya.
Namun dia mengakui memiliki hubungan dengan Ketua Umum Anas Urbaningrum meski tidak secara khusus. "Tidak spesial. Semua orang kan mengenal Pak Anas," ujarnya.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan bahwa dalam rangka penyelidikan kasus korupsi Proyek Hambalang, KPK memanggil Munadi. Namun Munadi membantah diperiksa untuk kasus Hambalang. "Enggak ada masalah Hambalang. Tanya yang berwenang menjawab saja supaya klop. Sudah tenang saja," kata Munadi.
Usai diperiksa, Munadi langsung pergi menggunakan mobil. Dia sempat kesulitan mencari mobil tersebut karena diparkir di luar kompleks KPK.