Rabu, 10 Juni 2026

Warga Krueng Raya Temukan Bom

Sejumlah warga menduga bom berukuran panjang 30 cm dan diamater 15 cm dengan berat sekira 30 kg itu terbawa air laut pascagempa Siemelue pekan lalu.

Tayang:
Laporan Gunawan | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG -  Warga Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Sabang,  M Sabri (30) Jumat (20/4/2012) pukul 18.30 WIB temukan bom tua berbentuk mortir di Pantai Lueng Cina, sekira dua kilometer dari pusat Desa Krueng Raya.

Menurut Sabri yang juga PNS Humas Sabang itu, awalnya ia hendak memasang jaring di laut. Kebiasaan ini sering ia lakukan pada waktu tertentu saat pulang dari kantor untuk sekadar mendapat ikan untuk kebutuhan keluarga.

"Awalnya saya tak menyadari bom di pinggir pantai pantai saat saya sedang pasang jaring. Begitu saya lihat lalu saya dekati barulah memastikan itu bom yang berada sekira dua meter dari bibir pantai. Saya coba angkat, tapi tak sanggup, lalu saya panggil Sekdes Ibrahim. Barulah kami angkat berdua ke darat sebelum magrib," katanya.

Sekilas kata Sabri, bom ini mirip dengan bom yang ditemukan di Mata Ie, Desa Anoi Itam, Kecamatan Sukajaya, Rabu 23 September 2011 lalu. Namun ukuran yang ini, menurut Sabri lebih kecil dan tanpa "sayap" di bagian buritan.

Info ditemukan bom kemudian berkembang di masayarakat setempat dan dilapor ke Polsek Sukakarya. Malam itu sekira pukul 21.00 WIB, pihak Polres dan Polsek Kecamatan Sukakarya, Sabang, turun ke lokasi untuk melihat benda berkarat itu. Namun saat menuju lokasi, jalan menuju lokasi terkendala air pasang sehingga gagal menuju lokasi.

Menurut Kapolsek Sukakarya Iptu Sulaiman, pihaknya akan koordinasi dulu dengan Polres. Kemungkinan penangananya akan diserahkan ke tim Gegana yang kebetulan ada di Sabang untuk pengamanan Pemilu.

Sejumlah warga menduga bom berukuran panjang 30 cm dan diamater 15 cm dengan berat sekira 30 kg itu terbawa air laut pascagempa Siemelue pekan lalu.

Berdasarkan penuturan sejmlah warga, diduga masih sisa-sisa bom dan mortir yang tertanam. Tahun 1944 Sabang  pernah menjadi area pemboman pihak sekutu untuk menyerang Jepang yang berkuasa di Pulau Weh. (gun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved