Api Hanguskan Tujuh Rumah
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Lorong Lima Kampung Tetunyung, Kota Takengon, Aceh Tengah, jelang pelaksanaan shalat Jumat (20/4)
TAKENGON - Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Lorong Lima Kampung Tetunyung, Kota Takengon, Aceh Tengah, jelang pelaksanaan shalat Jumat (20/4) sekitar pukul 11.30 WIB, menghanguskan tujuh unit rumah. Lima unit rumah terpaksa dibongka bongkar warga, khawatir menjalar ke rumah lainnya.
Dugaan sementara, berasal dari korsleting listrik salah satu rumah yang terbakar. Bahkan, seorang saksimata menyebutkan, pemilik rumah tersebut sempat melihat percikan api di kabel listrik, lalu menyiram dengan air. Namun, sebaliknya, kobaran api bukannya padam, malahan semakin membesar, sehingga merembet ke rumah lainnya.
Dilaporkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Selain rumah permanen rata dengan tanah, harta benda para korban juga hangus terbakar, tidak ada yang berhasil diselamatkan, kecuali baju di badan.
Kebakaran itu yang terjadi di lorong sempit juga sempat mengejutkan warga Takengon, yang berhamburan ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan kobaran api. Warga terkejut, setelah melihat asap membumbung tinggi dan warga sekitar lokasi kebakaran sempat panik dengan berupaya menyelamatkan barang-barangnya.
“Kami melihat kobaran api sudah membumbung tinggi dan tidak tahu asal api, tetapi ada yang menduga berasal dari rumah di belakang masjid,” ujar salah seorang saksimata yang ditemui di lokasi kejadian. Menurut dia, sumber api diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah yang terbakar itu.
“Ada yang menyebutkan, ketika korsleting listrik terjadi di salah satu rumah yang terbakar, pemiliknya menyiram dengan air, tetapi api makin membesar dan melehap sederetan rumah yang di lorong sempit itu,” ujarnya. Sedangkan upaya pemadaman api sulit karena mobil pemadam tidak bisa masuk, walaupun akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 1,5 jam kemudian dibantu warga.
Sementara, rumah yang hangus terbakar, milik Mairizal, Heri, Mali, Zirman, Sumarni, Zul dan Sapril. Sedangkan rumah yang dibongkar paksa yakni milik
Saufal, Yunus, Hazairin, Aman Nova dan Lakma. Para korban kebakaran ini, baik yang rumahnya terbakar maupun dibongkar paksa, untuk sementara ditampung di rumah sanak saudara mereka.
Pascakebakaran, Pj Bupati Aceh Tengah, Ir Mohd Tanwir, Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Sarwoyadi, Kapolres AKBP Dicky Sondani, serta Camat Lut Tawar Subhandhy AP hadir di lokasi kebakaran. Pemkab Aceh Tengah juga membangun posko terpadu untuk para korban kebakaran.(c35)
kronologis kebakaran
* Percikan api dari korsleting listrik muncul di salah satu rumah
* Pemilik rumah menyiram air untuk memadamkan api
* Bukannya padam, api makin membesar
* Api terus merembet ke sederetan rumah