Kamis, 9 April 2026

Mogok Dokter Masih Berlanjut

Aksi mogok kerja yang dilakukan 18 dokter umum dan gigi rumah sakit umum daerah (RSUD) Aceh Singkil

Editor: hasyim
* Bupati Segera Tuntaskan

SINGKIL - Aksi mogok kerja yang dilakukan 18 dokter umum dan gigi rumah sakit umum daerah (RSUD) Aceh Singkil, sejak Kamis berlanjut hingga Jumat (20/4). Mereka sudah dua hari tidak menunaikan kewajibannya sebagai dokter di rumah sakit itu lantaran belum cairnya dana insentif.

“Ya, kami masih melakukan mogok kerja. Aksi ini akan terus dilakukan sampai tuntutan kami dipenuhi,” kata Eko Saputra A, seorang dokter umum RSUD Aceh Singkil.  Kendati 18 dokter mogok, namun pelayanan di rumah sakit, sejauh ini tidak terganggu. “Semuanya aman terkendali. Pelayanan di ruangan juga baik, rawat jalan lancar seperti biasa,” kata salah seorang kepala ruangan di RSUD Aceh Singkil, yang dokter di ruanganya ikut mogok kerja.

Belum terima tagihan

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Aceh Singkil, M Hilal mengatakan, pihaknya belum menerima tagihan pencairan dan insentif dari RSUD. “Mengenai RSUD, kami belum menerima tagihan dari pihak RSUD,” kata M Hilal.   

Kepala Bidang Anggaran DPKKD Ali Hasmi juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, anggaran insentif dokter sudah tersedia, namun pihaknya tak dapat mencairkan sebelum ada pengajuan. “Anggaran sudah disediakan, namun belum ada permintaan. Cuma inikan insentif tentunya sesuai kinerja, kalau gaji tak dibayar mungkin wajar mogok,” kata Ali menganalisa.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 18 orang dokter umum dan gigi, rumah sakit umum daerah (RSUD) Aceh Singkil, Rabu (19/4) dilaporkan melakukan mogok kerja. Aksi mangkir dari tugas tersebut, tersebar malalui pesan singkat (SMS) dan BlackBerry Messenger (BBM) di kalangan terbatas di daerah ini.

Eko Saputra A, seorang dokter umum RSUD Aceh Singkil, membenarkan aksi tersebut. Menurutnya, mereka sepakat melakukan mogok kerja, untuk menuntut hak dokter umum yang selama ini acap dipersulit pihak manajemen. “Dokter sudah gerah, dengan manajemen karena mereka tidak pernah serius menangani setiap permasalahan yang ada di RSUD Aceh Singkil,” kata dr Eko.(c39)

* tanggapan bupati
Segera Saya Tuntaskan

PENJABAT (Pj) Bupati Aceh Singkil, Ir Razali AR MSi yang dimintai tanggapannya terhadap persoalan tersebut, kepada Serambi via SMS kemarin petang, menyatakan, pihaknya sudah menghubungi Direktur RSU Singkil, dan dokter Eko Saputra A (mewakili dokter), dan berjanji akan segera menuntaskan masalah ini.

“Saya sudah minta para dokter umum agar kembali bekerja seperti biasa dan sudah disahuti oleh Dokter Eko,” kata Pj Bupati. Bupati juga menambahkan, pada Senin (23/4) ia akan bertemu dengan para dokter umum dan pihak manajemen RSU untuk dialog sehingga ditemukan solusi yang tepat dan cepat. “Hak-hak dokter yang diakui secara aturan yang ada segera kami proses,” tambahnya.(usb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved