Gulana
Pada senja aku bertanya Adakah matahari menangis
Pada senja aku bertanya
Adakah matahari menangis
saat dia mulai terlelap
Bisikan cemas dan ketakutan
akankah terus menyirami
Gerutu embun terus nyaring mencakar langit
Seakan memanggil untuk pergi menjauh
Dedaunan hanya menatap polos
dan ranting tertunduk kaku pada sudut beranda
Apakah ini waktu yang tepat menari
Sedangkan si raja rimba tak sanggup
melambaikan jari nan lentik
Pada durjana dan takdirku mengadah
Apakah waktu menjadi pemimpin gulana
Tolong jawab ini semua
Hingga gemetar hari ini
terjawab pada bibir-bibir merintih
* Erwandi Chaniago, tentor bimbel Alumni Aceh bidang bahasa Indonesia