BBM Bertahan Sehari di SPBU
Persedian bahan bakar minyak (BBM) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Aceh Singkil hanya bertahan sehari
Aksi borong bahan bakar, terkesan seperti dibiarkan. Pasalnya sudah terjadi sejak akhir 2011 lalu, namun belum ada upaya penertiban dari pihak terkait. Oknum tertentu, bisa leluasa bolak balik “melangsir” bensin dan solar menggunakan mobil, jerigen dan speda motor bertangki jumbo.
“Satu mobil bolak-balik melangsir bensin atau solar, kadang sopirnya saja yang ganti, mobilnya sama. Makanya cepat sekali habis,” kata Iwan Lem (28), penduduk Gunung Meriah, Minggu (22/4).
Irwan (26) penduduk Singkil mengeluhkan, akabit aksi borong BBM hingga ludes begitu pasokan masuk, telah merugikan warga lain. Aktivitasnya acap terganggu, begitu mengisi bensin ke SPBU Pulau Sarok, dimana ia tinggal sering kosong. “Padahal pasokan bensin datang sore, anehnya besok pagi sudah habisn” keluh Irwan.
Di Aceh Singkil, terdapat tiga SPBU, masing-masing di Pulau Sarok, Singkil, Rimo, Gunung Meriah dan Lipat Kajang Atas, Simpang Kanan. Masyarakat selalu berbondong-bondong mendatangi SPBU tersebut, begitu pasokan BBM masuk.(c39)