Rabu, 10 Juni 2026

Ular Sanca Delapan Meter Ditangkap

Warga Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam digemparkan dengan penemuan seekor ular sanca yang panjangnya mencapai

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Ular Sanca Delapan Meter Ditangkap
Cacing Raksasa sepanjang 1,8 meter ditemukan di di Desa Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong Aceh Utara, Selasa (24/4).PROHABA/IBRAHIM ACHMAD
* Cacing Raksasa di Payabakong

SUBULUSSALAM - Warga Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam digemparkan dengan penemuan seekor ular sanca yang panjangnya mencapai delapan meter dan berdiameter sekitar 40 centimeter. Ular itu ditangkap oleh Supriono (37), Senin (23/4) siang di perkebunan warga Desa Sikerabang, Kecamatan Longkib.

Menurut Supriono, ini kali kedua dia menangkap ular besar, karena pada tahun 2011 silam, Supriono juga berhasil menangkap ular sanca sepanjang 7,5 meter. Ular itu ditemukan saat warga sekitar sedang membersihkan lahan perkebunan yang tak jauh dari pemukiman penduduk Desa Sikerabang. Saat itu, beberapa warga terkejut melihat kepala ular yang tegak berdiri. Kejadian itu pun dilaporkan kepada Supriono yang dikenal sebagai pawang ular. “Kami tangkap bersama warga, karena kalau sendirian mana mampu, ularnya sudah sangat besar,” kata Supriono diamini Hendro, warga Penanggalan.

Supriono mengakui sebelum penangkapan ular ini sudah banyak hewan ternak warga yang dimangsa ular. Kendati demikian, Supriono tidak bisa memastikan kalau pemangsa ternak masyarakat Sikerabang ular yang dia tangkap itu. Lebih jauh dikatakan, hingga kini banyak ular-ular yang ukurannya lebih besar menghuni hutan Kecamatan Longkib. Keyakinan tersebut karena beberapa bulan lalu ada warga yang melihat seekor ular yang ukurannya dua kali lipat lebih besar dari yang ditangkap.

Hal senada diakui Hendro, yang sehari-hari bertugas di Mapolsek Longkib. Hendro mengatakan, selain ular, dirinya bahkan sempat melihat lintah raksasa di perairan Desa Sikerabang. Sangking besarnya, ukuran lintah tersebut menurut Hendro mencapai 70-an centimeter dengan diameter antara 20-30 centi meter.”Saya sendiri yang lihat lintah raksasa, saya tidak tangkap karena terlalu besar, jadi geli,” kata Hendro.

Kini ular tersebut ditaruh di sebuah kandang milik warga di Desa Penanggalan, Kecamatan Penanggalan persis di samping komplek Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Subulussalam dan menjadi tontonan warga sekitar.

Dari Lhoksukon Aceh Utara dilaporkan, seekor cacing raksasa sebesar ibu jari dengan panjang sekitar 1.80 cm, Selasa (24/4) keluar dalam tanah di Desa Blang Pante Kecamatan Paya Bakong.

Keberadaan cacing itu terungkap saat kunjungan kerja Pj Bupati Aceh Utara, HM Ali Basyah, yang didampingi beberapa kepala dinas. “Ini cacing raksasa,” ujar Muhammad Nurdin M Kes, kadiskes Aceh Utara.

Beberapa warga di daerah itu, mengaku cacing itu banyak di desa tersebut. Tapi jarang-jarang keluar, kecuali ketika musim kemarau, seperti diakui Jamaluddin, seorang warga.

Sementara M Yunus Kades Blang Pante mengatakan kalau cacing tersebut, jarang keluar dan panjangnya bisa dua meter kalau sedang berjalan. Kalau musim kemarau, banyak keluar dari tanah di rumah penduduk miskin yang kontruksi atap rumbia tanpa semen lantai. Kemarin, cacing itu keluar dari rumah Rosyidayanti (21) seorang warga dhuafa di desa tersebut.(kh/ib)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved