A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

1 Mei, Enam Sidang Sekaligus - Serambi Indonesia
Minggu, 23 November 2014
Serambi Indonesia

1 Mei, Enam Sidang Sekaligus

Jumat, 27 April 2012 11:54 WIB

GUGATAN terkait pilkada di Aceh tahun 2012 terus mengalir ke Mahkamah Konstitusi (MK). Bahkan, pada tanggal 1 Mei nanti, MK akan menyidangkan enam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait pilkada di Aceh.

Penelusuran Serambi dari situs MK  (http://www.mahkamahkonstitusi.go.id), empat dari sidang PHPU pada Selasa (1 Mei 2012) diajukan oleh pasangan cabup/cawabup dari dua daerah, yakni Aceh Barat Daya dan Simeulue. Ada dua pasangan calon di masing-masing daerah itu yang mengajukan gugatan ke MK. Mereka adalah, Akmal Ibrahim/Lukman dan Sulaiman Adam/Afdhal Jihad (Abdya) dan Aliasnudin/Rahmad serta Mohd. Riswan R/Ali Hasmi (Simeulue).

Catatan Serambi, khusus untuk Pilkada Simeulue, pasangan Riswan R/Ali Hasmi sudah mencabut gugatannya ke MK. Sementara pengurus DPW Partai Aceh Kabupaten Simeulue yang mengusung pasangan Aliasnudin/Rahmad SH, menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap gugatan yang diajukan Rahmad SH ke MK.

Calon Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, dihubungi Serambi melalui telepon selular, Kamis (16/4) kemarin, mengakui sudah diberitahukan oleh Calyna, Juru Panggil Mahkamah Konstitusi, bahwa sidang panel pemeriksaan perkara yang telah didaftarkannya pada 18 April lalu, akan dimulai sidang pada 1 Mei 2012 mendatang.

Akmal menyatakan sudah siap dengan saksi-saksi dan barang bukti terhadap gugatan yang telah didaftar pada MK tersebut, dengan tergugat KIP Abdya. Dalam berkas gugatan sebanyak 12 eks dengan alat bukti P.1 dan P.2 itu, Akmal mengajukan permohonan kepada MK untuk membatalkan hasil Pilkada 2012 dan memohon Pilkada ulang di Abdya.

Sementara itu, Hasan Lumban Raja SH, salah seorang tim pengacara Ir Tagore Abubakar dari LBH Trisila Sumatera Utara, kepada Serambi Kamis (26/4) mengatakan, tuntutan yang mereka layangkan antara lain, meminta diadakannya kembali pemungutan ulang di kabupaten Bener Meriah.

Ia menuding panwas setempat tidak menjalankan fungsinya dalam mengawasi pilkada. Pasalnya, sebagian pemilih ketika itu, hanya membawa surat model C6KWK (surat pemberitahuan waktu dan tempat pemungutan suara), tanpa membawa kartu pemilih. Hasan menduga, kartu pemilih sengaja tidak didistribusikan.

Anggota Panwas Bener Meriah, Rosmanila SH yang dikonfirmasi kemarin, mengatakan, pihaknya telah bekerja maksimal dalam mengawasi setiap tahapan pilkada. Ia juga mengakui ada beberapa laporan dugaan pelanggaran yang masuk ke pihaknya. Hanya saja, kata dia, semua laporan yang masuk ke Panwas belum belum cukup bukti dan saksi.

Namun demikian, kata dia, Panwas akan tetap turun ke lapangan untuk mencari dan mendata sejumlah bukti maupun saksi-saksi tersebut. Sedangkan mengenai kartu pemilih yang tidak dibagikan oleh pihak KIP sebenarnya sudah ada surat pemberitahuan sebelumnya.

Ia menambahkan, mengenai pembukaan tong suara sebelum waktu yang ditentukan, pihak Panwas saat ini sedang melakukan penyelidikan ke lapangan karena belum ada bukti lengkap.(nal/nun/c35)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas