Dua Penjambret Runyoh Dihambo
Dua penjambret yang nekat beraksi di Jalan Cemara, Medan Timur, Jumat (27/4) malam, runyoh (babak belur-red) akibat dihambo
MEDAN - Dua penjambret yang nekat beraksi di Jalan Cemara, Medan Timur, Jumat (27/4) malam, runyoh (babak belur-red) akibat dihambo (dipukuli-red) serta mengalami tabrakan, sejenak melakukan penjambretan. Dalam kondisi babak belur, duo penjahat jalanan itu digiring ke Mapolsek Medan Timur.
Keduanya M Eko Perdana Siregar (19), dan Rahmansyah (24) asal Jalan Pendidikan, Percut Sei Tuan, Deliserdang. Mereka beraksi dengan merampas kalung emas dari leher Sari Pramuni (30) yang berboncengan sepeda motor dengan suaminya, M Husni Thamrin (33). Namun saat hendak kabur dengan barang jarahannya, sepmor yang dikemudikan Eko menabrak sepmor pengguna jalan lainnya hingga terjatuh ke aspal.
Insiden itu langsung dimanfaatkan korban dengan meneriaki kedua pelaku jambret. Tak ayal, warga yang sudah berkerumun langsung memukulinya hingga babak belur. “Luka yang mereka (tersangka) alami karena dua insiden. Pertama tabrakan saat mau kabur, dan kedua karena diamuk massa,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Ridwan.
Beruntung dalam pergumulan itu kalung emas seberat enam gram milik korban tidak hilang. Perhiasan itu pun langsung diamankan polisi sebagai barang bukti untuk menjebloskan keduanya ke penjara. “Korban mengaku perhiasan itu senilai Rp 2 jutaan, dan sekarang sudah di tangan penyidik,” kata Ridwan.
Ridwan mengatakan pihaknya masih mendalami kasus itu untuk menelusuri dugaan kejahatan yang pernah dilakukan kedua tersangka. Namun sejauh ini disimpulkan kedua tersangka tergolong pemain baru yang belum tergabung dalam sindikat kejahatan.(rw)