Jika Terbukti Palsukan Data, Honorer Akan Ditindak
Setelah data rampung idverifikasi, selanjutnya semua data tadi akan dikirim pusat untuk proses selanjutnya.
SERAMBINEWS.COM, SAMARINDA - Inspektorat Daerah Samarinda, Hermanus Barus menegaskan, bila dalam verifikasi data guru honorer terdapat temuan pemalsuan data-data, maka akan berurusan dengan hukum.
"Saat ini, verifikasi untuk kategori K1 sudah selesai dan sekarang sedang verifikasi K2. Kenapa ada berkas tidak lolos, itu karena data yang dimasukkan tidak benar. Kalau ada pemalsuan data, itu ada unsur pidana. Baik itu pemalsuan absen, slip gaji dan lainnya. Akan kita proses secara hukum," kata Barus di Samarinda, Selasa (1/5/2012).
Setelah data rampung idverifikasi, selanjutnya semua data tadi akan dikirim pusat untuk proses selanjutnya.
"Kita ingin, jumlah PNS yang diangkat dari honorer sebanyak-banyaknya. Tapi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2005, kewenangan itu masih ada dipusat. Walaupun sudah ada otonomi daerah," kata Barus.