Stop Subsidi Mitan Meluas
Sebagai konsekuensi dari program konversi minyak tanah (mitan) ke gas elpiji 3 kilogram, Pertamina Aceh terhitung 1 Mei 2012
Ketujuh kabupaten yang mulai hari ini dicabut subsidi mitannya itu adalah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.
“Pihak Pertamina sudah menyurati bupati, kapolres, dan pihak terkait lainnya di masing-masing kabupaten itu, sehubungan dengan penghentian subsidi mitan di daerahnya mulai 1 Mei 2012,” ujar Asisten Customer Relation Fuel Retail Marketing Pertamina Aceh, Sonny Mirath saat dikonfirmasi Serambi, Senin (30/4).
Ia tambahkan, sebelum tujuh kabupaten itu dicabut subsidi mitannya terhitung hari ini, 12 kabupaten/kota lainnya di Aceh sudah duluan distop subsidi mitannya pada Juni 2011. Meliputi Kota Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Kota Sabang, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
Dengan demikian, di seluruh Aceh hanya empat daerah lagi yang warganya masih leluasa menikmati mitan bersubsidi hingga hari ini, yakni Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil, Bener Meriah, dan Kabupaten Simeulue.
Namun, menurut Sonny, khusus Simeulue, kewenangan untuk meneruskan atau menghentikan subsidi mitan di kabupaten itu berada sepenuhnya pada Pertamina Medan, bukan Pertamina Aceh. Itu karena, Simeulue masuk ke wilayah Medan program konversi mitannya.
Sonny mengimbau masyarakat Aceh yang masih ingin mendapatkan mitan, silakan saja hubungi agen atau pangkalan. Namun, ia ingatkan bahwa harga jualnya kini lebih mahal, sesuai standar harga industri, karena subsidi mitannya sudah dicabut.
Hal senada diutarakan Kepala Pertamina Depo Meulaboh, Anas Hasan yang ditanyai Serambi secara terpisah. Menurutnya, ada beberapa daerah yang subsidi mitannya dicabut sejak 1 Mei 2012. Namun, ia berharap agar dikonfirmasi ke Pertamina Banda Aceh sehingga bisa diperoleh keterangan rinci dan akurat.
Sonny yang ditanyai Serambi mengaku, pencabutan subsidi mitan itu dilakukan setelah program konversi mitan ke gas elpiji 3 kg berjalan lancar di tujuh kabupaten/kota di Aceh. Sedangkan kabupaten/kota yang belum dicabut subsidi mitannya, akan menyusul dicabut.
“Pada prinsipnya, seluruh daerah di Aceh akan dicabut, tapi bertahap,” ujar Sonny. Sebelumnya Maman, warga Meulaboh, Aceh Barat, dan Safwan, warga Jeuram, Nagan Raya, mengaku sudah mendapat informasi tentang penarikan mitan subsidi yang selama ini mereka beli di pangkalan sebesar Rp 4.500/liter (Rp 9.000/bambu).
Sedangkan Subhan, warga Lhok Kruet, Aceh Jaya, mengaku selama ini membeli mitan nonsubsidi Rp 12.000/liter (Rp 24.000/bambu). (riz)