Mengaku Polisi Lalu Merampok
Safa'at mengaku akan masuk kantor kecamatan karena kakaknya tengah berada di dalam mengurus data E-KTP.
SERAMBINEWS.COM, SEMARANG - Dua pemuda bersenjata api melakukan perampokan di Semarang dengan mengaku sebagai polisi yang tengah melakukan razia geng motor.
Korban kejahatan tersebut yakni Safa'at Purwanto (15), warga Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara. Akibatnya, sepeda motor vega H 2414 TA yang dikendarainya dirampas kedua pemuda itu.
Hal ini ungkap Safa'at terjadi pada Selasa (1/5/2012) di depan Kantor Kecamatan Semarang Utara sekitar pukul 20.30 WIB.
Ketika itu ia tengah memarkirkan motor, belum sempat mematikan mesin ia didatangi dua orang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor Jupiter warna merah.
Seorang pelaku ungkapnya menghampiri dan mengaku sebagai seorang polisi, kemudian lelaki itu mengeluarkan senjata api.
"Dia lalu mengatakan kalau 'saya anggota geng motor' dan diminta ikut dengan mereka ke kantor polisi. Karena saya bukan anggota geng motor ya saya enggak mau," ungkapnya ketika melapor di Polrestabes Semarang, Rabu (2/5/2012).
Saat diancam dengan senjata api tersebut, Safa'at mengaku akan masuk kantor kecamatan karena kakaknya tengah berada di dalam mengurus data E-KTP.
"Tapi begitu saya jalan, kunci langsung dirampas dan saya tarik dari belakang hingga jatuh, saat saya jatuh itu motor diambil dan dibawa kabur," ujarnya.
Kebetulan kondisi malam itu cukup sepi, sehingga aksi tidak bisa digagalkan. Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polrestabes Semarang.