Selasa, 23 Desember 2014
Serambi Indonesia

Warga Blokir Jalan Pengangkutan Tanah Galian C

Kamis, 3 Mei 2012 09:31 WIB

CALANG - Warga Gampong Baro Sayeung, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Rabu (2/5) pagi memblokir jalan menuju lokasi pengambilan tanah galian C di wilayah itu. Pemblokiran dilakukan sebagai bentuk protes dan kesal terhadap pemerintah setempat yang hingga saat ini belum mengaspal jalan tersebut. Pemblokiran jalan menyebabkan para sopir truk pengambil tanah timbun di lokasi itu terpaksa menghentikan aktivitasnya.

Keuchik Baro Sayeung, Hadini A kepada Serambi, Rabu (2/5) mengatakan, sejak bencana tsunami akhir tahun 2004 lalu hingga saat ini jalan tersebut tak ada perhatian sama sekali dari Pemerintah Aceh Jaya. Karenanya warga sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk segera membangun jalan tersebut, sebab masyarakat yang bermukim di pinggir jalan itu setiap hari harus menghirup debu.

“Warga baru akan membuka blokir jalan jika pemerintah menjamin jalan sepanjang satu kilometer ini diaspal. Kalau pemerintah belum memberikan komitmen untuk mengaspal jalan itu, maka jalan tersebut tetap akan diblokir dan pengambilan tanah galian C untuk dijadikan berbagai timbunan sementara waktu dihentikan dulu,” kata Hadini.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Aceh Jaya Ir Rusman Salam yang berusaha dikonformasi Serambi, kemarin terkait dengan dengan pemblokiran jalan jalan Sayeung menuju lokasi pengambilan tanah timbun, hingga sore kemarin belum berhasil.(c45)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas