Kamis, 11 Juni 2026

Mahasiswa: Stop Tender Dermaga Sabang

Mereka menuntut DPRA menghentikan proses tender proyek pembangunan dermaga bongkar CT-3 Sabang

Tayang:
Editor: hasyim
zoom-inlihat foto Mahasiswa: Stop Tender Dermaga Sabang
Demonstran dari mahasiswa anti suap (Gemes) melakukan aksi damai di Gedung DPRA, Banda Aceh, Jumat (4/5). Mereka menuntut penuntasan kasus proyek CT-3 BPKS sabang. SERAMB/M ANSHAR

* Dewan Janji Lapor ke Polda

BANDA ACEH - Belasan massa menamakan diri Gerakan Mahasiswa Antisuap (GeMAS) berunjukrasa ke Gedung DPRA, Banda Aceh, Jumat (4/5). Mereka menuntut DPRA menghentikan proses tender proyek pembangunan dermaga bongkar CT-3 Sabang oleh Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh karena dinilai ada kecurangan dalam proses itu.

Massa tiba di Gedung DPRA sekitar pukul 10.45 WIB, sebagian di antara mereka menggantungkan uang kertas mainan di baju sebagai tanda dalam proses tender proyek itu ada praktik suap. Koordinator aksi Suhendri dalam orasinya mengatakan proyek yang sedang ditender dengan paket Rp 135 miliar itu diduga sudah mulai diarahkan untuk memenangkan satu perusahaan tertentu.

“Terutama kepada relasi perusahaan sebelumnya yang sudah terbukti gagal membangun proyek dimaksud. Persekutuan dilakukan Badan Penguasaan Kawasan Sabang (BPKS) dan BMCK Aceh selaku pengelola proyek sudah menjadi ancaman bagi Pemerintah Aceh, jika dibiarkan,” teriak Suhendri.

Karena itu, ia mendesak DPRA dan Pj Gubernur Aceh Tarmizi A Karim menghentikan seluruh tahapan lelang proyek itu. Setelah sekitar setengah jam berorasi yang dikawal polisi, akhirnya Wakil Anggota DPRA Sulaiman Abda dan anggota T Husen Banta menjumpai demonstran.

“Kami mengucapkan terimakasih atas peringatan adik-adik mahasiswa yang peduli dengan pembangunan di Aceh. Kami berjanji menindaklanjuti halini dengan melapor ke Polda Aceh dan Kejati, serta ditembuskan ke KPK,” kata Sulaiman.

Ketika didesak demonstran kapan melakukan hal itu serta mereka mengancam akan kembali melakukan aksi serupa, jika ditindak lanjuti, Sulaiman langsung menjawab hal itu akan dilakukannya dalam minggu ini. Usai mendengar tanggapan Sulaiman Abda, massa bubar dan kembali melakukan aksi serupa di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh. Sekitar pukul 11.30 WIB, mereka juga bubar dari Simpang Lima.(sal)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved