Kamis, 11 Juni 2026

Pegawai PBB di Jordania Mogok Kerja

Para wartawan mengatakan akibat pemogokan, 172 sekolah di Jordania tidak melakukan kegiatan belajar mengajar.

Tayang:
Editor: Boyozamy
SERAMBINEWS.COM, JORDANIA - Sebagian besar dari 7.500 pegawai PBB di Jordania memulai aksi mogok hari Minggu (6/5/2012) untuk menuntut perbaikan gaji.


Para pegawai ini bekerja untuk UNRWA, badan PBB yang mengurusi bantuan bagi para pengungsi Palestina di Jordania.


"Mogok kerja dilakukan setelah perundingan dengan pihak manajemen gagal," kata pejabat senior UNRWA kepada AFP, yang menambahkan tidak ada batas waktu kapan aksi mogok ini akan berakhir.


Pejabat tersebut mengatakan para pegawai UNRWA, termasuk guru dan staf medis, sejak beberapa waktu lalu menuntut kenaikan gaji 140 dollar AS dan meminta tidak dilakukan pemotongan terhadap bonus tahunan mereka.


Para wartawan mengatakan akibat pemogokan, 172 sekolah di Jordania tidak melakukan kegiatan belajar mengajar.


Tercatat ada 123.000 murid di sekolah-sekolah tersebut.


Pemogokan ini dilakukan sepekan setelah para pegawai UNRWA menggelar mogok sehari, yang kemudian ditanggapi manajemen dengan tawaran dialog untuk membahas berbagai masalah di lapangan.


UNRWA menangani tidak kurang dari lima juta pengungsi Palestina di Timur Tengah, lebh dari dua juta di antaranya berada di Jordania.


Badan PBB tersebut mengatakan diperlukan dana  344 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,1 triliun untuk membiayai berbagai operasional mereka.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved