Ada BB Rp 1,9 Jutaan di Hermes Mall
Pameran komputer dan handphone, Kamis (10/5) mulai dibuka di Hermes Palace Mall, Beurawe, Banda Aceh. Even yang
BANDA ACEH - Pameran komputer dan handphone, Kamis (10/5) mulai dibuka di Hermes Palace Mall, Beurawe, Banda Aceh. Even yang diselenggarakan Forum ICT bekerja sama dengan X-Pose dan Dupro akan berlangsung hingga 14 Mei 2012.
Pameran tersebut diikuti sejumlah brand besar seperti Acer, Axioo, HP, Dell, Samsung, Toshiba, Asus, Ben Q, Canon, Speed Up, Smartfren, Kingstone, iPad, Tabulet, Epson, BlackBerry, Samsung handphone, LG, Lenovo, dan lain-lain.
Menariknya, dalam pameran kali ini BlackBerry terbaru seri 9220 juga sudah tersedia. BlackBerry curve satu ini paling banyak menyedot perhatian pengunjung lantaran harganya yang cukup murah, hanya Rp 1.990.000 (termasuk jasa instal).
“BlackBerry 9220 ini memang banyak yang tanya karena harganya murah. Rp 1.990.000 sudah termasuk biaya instal. Pengguna tinggal pakai,” kata Irwan, pemilik stand Nanda Cel, kepada Serambi, Kamis (10/5).
BlackBerry 9220 ini dia jelaskan, bentuknya sangat mirip dengan versi curve 9520 sebelumnya. Hanya saja body 9220 lebih ramping dan ringan, dan sudah dilengkapi dengan tombol khusus BlackBerry Massenger (BBM) pada sisi body sebelah kiri sehingga memudahkan pengguna masuk ke aplikasi chating tersebut. Sayang, handsetnya tidak mendukung 3G dan hanya bekerja pada jaraingan GSM/EDGE, sehingga sangat wajar baterainya sangat irit.
Sementara itu ketua panitia acara Munzir Al Munir, menjelaskan, pameran komputer dan hanphone itu digelar untuk menjawab kebutuhan pasar komputer, handpone, gadget dan elektronika yang terus berkembang pesat akhir-akhir ini di Aceh.
Dia yakin pameran kali ini akan mendapat sambutan masyarakat mengingat kondisi rill market Aceh yang terus membaik pasca-pilkada, di samping stabilitas rupiah yang terus terjaga di kisaran 9.200 per dolar US.
“Faktor lain yang mendukung kesuksesan pameran ini adalah tenggat waktu pameran sejenis yang telah lebih dari dua bulan, hal ini membawa konsekwensi pada peningkatan demand masyarakat dikarenakan pasar kembali normal,” ujarnya.(yos)