Belum Ada Pengaduan
Kapolres Galus ABKP Drs Sofyan Tanjung yang dihubungi secara terpisah, menanggapi dugaan kasus tenaga honorer siluman mengaku
“Kalau ada laporan yang masuk dari para tenaga honorer yang merasa dirugikan, maka pihaknya akan langsung menindaklanjuti kasus tersebut,” jelasnya secara singkat. Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu tenaga honorer yang lulus database BKN Pusat, sehingga masuk kategori I, berinisial HL mengakui ada honorer siluman atau fiktif.
Dia mengungkapkan, dari 90 nama lulus verifikasi masuk kategori I, puluhan di antaranya fiktif atau baru masuk kantor, bahkan ada yang tidak honor sama sekali. HL menyebutkan, dirinya telah aktif bekerja sejak 2003 sampai sekarang dan sempat tidak lulus kategori I. Tetapi, setelah disusul langsung ke BKN Pusat, namanya bersama beberapa rekannya lulus database kategori I.
Sedangkan pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Anti Korupsi (LSM LaPAK) Galus Sulaiman D, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tenaga honorer di lingkungan Pemkab Galus. Pasalnya, dari beberapa nama tenaga honorer lulus verifikasi masuk dalam kategori I merupakan honorer siluman alias fiktif.
“Dari 90 tenaga honorer yang masuk dalam kategori I, puluhan di antaranya honorer siluman alias tenaga honor fiktif,” jelasnya. Dia berharap, aparat penegak hukum segera membongkar kasus honorer siluman tersebut.
Sementara, tim verifikasi dan validasi tenaga honorer kategori I (KI) dan kategori II (KII) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dinas, badan atau kantor dalam lingkungan Pemkab Agara, Selasa (8/5). Tim itu terdiri dari Muspida Plus, LSM, PNS, wartawan dan DPRK dengan jumlah 36 orang, dibagi dalam tujuh tim.
Koordinator tim I, Roy Darwan Tarigan didampingi anggota, Gabe Maratua Tambunan kepada Serambi mengatakan telah mulai bertugas sejak 1 Mei 2012 sampai 12 Mei untuk mendata ulang para tenaga honorer KI dan KII. Pemeriksan dilakukan, bukan hanya bagi yang telah lulus database atau tidak lulus, tetapi juga yang telah bekerja sejak 1 Januari 2005 hingga 2010 tanpa henti.(c40)