15 Brimob Keracunan
Sebanyak 15 personel Brigade Mobil (Brimob) Bawah Kendali Operasi (BKO) yang sedang bertugas di Detasemen B Satuan Brimob
Personel Brimob itu mulai muntah-muntah, mual, pusing, dan diare setelah makan nasi bungkus di markas Detasemen B Jeulekat, Minggu (13/5) siang. “Setelah makan siang dengan menu ayam, kuah sayur, dan air isi ulang, tak lama kemudian saya mulai pusing pusing-pusing, mual, diare, dan muntah-muntah,” kata Bripka Novri, salah seorang Brimob yang dirawat di RSU Cut Meutia kepada wartawan, kemarin.
Informasi yang dihimpun Serambi, Minggu (13/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB, sembilan Brimob dibawa ke ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia. Setelah mendapat perawatan awal, mereka kemudian dibawa ke ruang bedah pria untuk medapat perawatan intensif. Mereka adalah John Hendra (26), Novri (33), Azalian (36), Awaluddin (36), Ramlan (37), Indra (37), Albeni (33), Yosep (35), dan Agusairi.
Lalu, pada Senin (14/5) sekitar pukul 10.45 WIB, korban keracunan yang dirawat di RSU Cut Meutia bertambah menjadi 11 orang setelah Hendara Yuda (26) dan Erwinsyah (24) juga dibawa ke rumah saki itu. Sedangkan empat personel lagi dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Lhokseumawe sejak Minggu malam. Di antaranya AKP Fakri.
Amatan Serambi, pagi kemarin, sejumlah brimob lain mengunjungi sembilan temannya yang masih dirawat di ruang bedah pria RSU Cut Meutia. Hingga pukul 18.00 WIB, kemarin, mereka masih dirawat di dua rumah sakit tersebut. Kondisi mereka masih lemas dan sebagian masih diinfus.(c37)