Sabtu, 20 Desember 2014
Serambi Indonesia

Gubernur: Harus Berjalan Damai

Selasa, 15 Mei 2012 09:44 WIB

Gubernur: Harus Berjalan Damai
Pj Gubernur Aceh Tarmizi A Karim bersama istri mendapat kalungan bunga saat tiba di Pendapa Aceh Timur, Senin (14/5). SERAMBI/ZUBIR
PENJABAT (Pj) Gubernur Aceh, Ir Tarmizi A Karim MSc mengingatkan semua elemen masyarakat, terutama para pendukung kandidat dan para pihak penyelenggara pilkada putaran dua di Kota Langsa, untuk mengutamakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat luas.

Harapan serupa juga dapat terwujud dalam pelaksanaan Pilkada Aceh Tamiang yang akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang. Sebab hanya dalam situasi damailah pembangunan bisa berjalan dengan baik.

Harapan itu dikemukakan Pj Gubernur Tarmizi A Karim saat bersilaturahmi dengan unsur muspida, ulama, dan tokoh masyarakat Aceh Timur, Kota Langsa, ulama, dan Aceh Tamiang, di Meuligo Pendapa Aceh Timur di Kota Langsa, Senin (14/5).

Hadir pada acara itu, Pj Bupati Aceh Timur Nasrullah Muhammad, Pj Wali Kota Langsa Bustami Usman, Bupati Aceh Tamiang Abdul Latief, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf M Hasan, Kapolres Aceh Timur AKBP Iwan Eka Putra, Kapolres Langsa AKBP Hariadi SH SIK, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Armia Fahmi, dan sejumlah pejabat tiga kabupaten/kota daerah setempat.

Tarmizi A Karim, juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang, yang telah berperan aktif menyukseskan pilkada damai. Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan kepada kepala daerah beserta seluruh jajarannya yang telah sukses menjalankan kepemimpinan di wilayah masing-masing. Sehingga para PNS di tiga kabupaten/kota ini mampu menempatkan diri sebagai pihak yang netral.

Tarmizi mengingatkan, pilkada merupakan kompetesi merebut dukungan rakyat, dan persaingan untuk menyiapkan konsep pembangunan yang prorakyat. Jika kompetisi telah selesai, kata Tarmizi, maka semua pihak yang ikut terlibat pada pilkada tersebut kembali bersatu untuk membangun daerahnya.

“Mari hancurkan sekat-sekat yang membatasi komunikasi yang muncul akibat persaingan pilkada. Mari kita satukan kekuatan, kita galang kebersamaan demi membangun Aceh yang lebih baik ke depan. Karena hanya dengan tim yang solid, maka pembangunan ini akan berlangsung lancar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Aceh ini juga menekankan kepada seluruh pemimpin dan kepala daerah untuk memprioritaskan pendidikan usia dini atau anak anak, dengan bekal pendidikan agama di daerah masing masing. Selain itu juga harus diprioritaskan pendidikan komprehensif sain dan teknologi serta syari’ah. Karena dengan pendidikan agama dan juga dipadukan dengan pendidikan umum yang berkualitas akan melahirkan putra putri generasi bangsa yang baik dan bertaqwa kepada Allah SWT.(c42)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas