Pencuri Meteran dan Kabel Listrik Dibekuk Polisi
Dua pencuri meteran dan kabel listrik milik PT PLN di rumah milik rekanan listrik di Meulaboh, Senin (14/5), sekira pukul 04.30 WIB
Kedua pencuri yang ditangkap polisi yakni HM (12), warga sebuah desa di Kecamatan Meureubo, serta MS (13), warga salah satu desa di Meulaboh. Sebelumnya, mereka dan seorang rekannya yang masih buron mencuri meteran dan kabel listrik di rumah Munir, di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kuta Padang.
Mereka diringkus setelah tertangkap tangan oleh Munir, yang merasa kehilangan laptop dan uang tunai Rp 900 ribu. Munir kian curiga setelah menemukan jendela rumah Munir dalam keadaan terbuka.
Sontak, Munir ke luar rumah untuk memastikan pelakunya. Tanpa sengaja, ia melihat tiga pria mencurigakan mendorong becak motor sambil mengangkut barang dalam jumlah banyak.
Merasa curiga, Munir berusaha menghentikan laju becak tersebut. Namun, para pencuri melarikan diri. Munir pun sempat mengejar ketiga maling itu. Akhirnya, dua dari tiga pencuri ditangkap warga yang membantu Munir, kemudian diserahkan ke polisi.
“Seorang lagi yang diduga kuat dalang aksi itu melarikan diri. Kini masih terus kami buru. Aksi pencurian meteran listrik ini melibatkan anak-anak,” ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Artanto kepada sejumlah wartawan di Meulaboh, kemarin.
Kata Artanto, kedua pencuri meteran dan kabel listrik itu masih diperiksa intensif di Polres Aceh Barat. “Apakah pelaku yang tertangkap ini juga tersangkut kasus pencurian laptop dan uang tunai di rumah Munir, saya belum bisa memastikan,” kata Artanto.(edi)