4 Perusahaan Migas Berebut Proyek Seulawah
Empat perusahaan minyak dan gas (migas) saat ini tengah memperebutkan proyek pembangkit listrik panas bumi (geothermal) Seulawah
BANDA ACEH - Empat perusahaan minyak dan gas (migas) saat ini tengah memperebutkan proyek pembangkit listrik panas bumi (geothermal) Seulawah Agam, Aceh Besar. Ke empatnya (Pertamina, Origin/PLN, Ormat/Toba Sejahtera, dan Chevron) dinyatakan layak untuk mengikuti tender proyek energi tersebut.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Aceh, Said Ikhsan, menjelaskan, awalnya ada 13 perusahaan yang mendaftar untuk ikut tender. Namun dari hasil seleksi administrasi, hanya lima perusahaan yang dinyatakan layak ikut. “Dari lima perusahaan tersebut, satu mengundurkan diri sehingga tinggal empat perusahaan lagi,” katanya kepada Serambi, Selasa (15/5).
Selanjutnya, untuk bisa ikut tender, masing-masing perusahaan tersebut diwajibkan menyetor dana jaminan atau deposit sebesar Rp 1 miliar. Uang itu nantinya akan dikembalikan jika ternyata perusahaan kalah tender. “Persyaratan itu dibuat agar perusahaan migas yang ikut tender serius,” jelas Said Ikhsan.
Tahapan tender lainnya adalah workshop pengisian dokumen tender paket proyek. Workshop ini dilaksanakan Selasa kemarin dan diikuti oleh keempat perusahaan. Setelah workshop pengisian dukomen tender itu dilaksanakan minggu ini, tahapan berikutnya adalah mengajukan penawaran.
Proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi Seulawah Agam, Aceh Besar diawali oleh bantuan hibah Pemerintah Jerman tiga tahun lalu senilai 7 juta euro atau sekitar Rp 80 miliar.(her)