Sabtu, 13 Juni 2026

Optimisme Jessie Mustamu

PSAP Sigli mengincar satu angka saat menghadapi Persegres Gresik, Jawa Timur dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011/2012

Tayang:
Editor: bakri
* Persegres vs PSAP

PSAP Sigli mengincar satu angka saat menghadapi Persegres Gresik, Jawa Timur dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2011/2012 di Stadion Tri Darma Petrokimia, Rabu (16/5) petang.

Pelatih PSAP Sigli, Jessie Mustamu mengatakan, timnya memiliki motivasi tinggi saat menghadapi Persegres. “Bisa menahan Persiba 1-1 di pertandingan sebelumnya, bisa jadi modal besar bagi tim kami. Saya berharap melawan Persegres juga bisa mencuri satu poin, atau syukur-syukur mampu tiga,” ungkap Jessie di Stadion Tri Darma Petrokimia, kepada Tribunnews.com, Selasa (15/5) pagi.

Bagi Laskar Aneuk Nanggroe—julukan PSAP--ambisi tersebut cukup beralasan karena sukses membawa pulang satu poin dari kandang tuan rumah Persiba Balikpapan, Sabtu (12/5). Gol penyelamat PSAP dicetak pemain asal Makassar, Sukman Suiab di menit 92 hasil eksekusi tendangan bebas. Sementara gol Beruang Madu--julukan Persiba--dihasilkan Sutan Samma.

Mantan arsitek PSCS Cilacap menambahkan, timnya tidak akan lengkap menghadapi Persegres. Pasalnya, PSAP tak bisa menurunkan striker asing asal Mali, Sekou Camara karena terkena kartu merah saat melawan Persiba. “Tapi saya sudah siapkan penggantinya,” ucap Jessie.

Guna menggantikan posisi pencetak gol terbanyak PSAP itu, Jessie mengaku akan memilih antara Indra Gunawan, Sayuti atau Abu Bakar Bahh. “Tiga nama penggati Sekou Camara telah kita siapkan. Namun, akan kita putuskan hari ini (besok-red),” katanya saat dihubungi Serambi, Selasa (16/5).

Ia menjelaskan, kendati Sekou Camara tidak merumput sore nanti, tapi timnya telah siap menghadapi Laskar Joko Samudro--julukan Persegres. “Kami bertekad mencuri angka setelah anak-anak tampil bagus saat menahan hasil imbang dari Persiba. Kesuksesan tersebut siap kita ulang kembali,” kata Jessie optimis.

Meski tamu bersemangat untuk mencuri angka, tapi tuan rumah yang kini diasuh Djoko Susilo tetap menargetkan tiga angka. Apalagi keinginan dari pelatih baru ini, agar timnya terhindar dari zona degradasi. Di laga Selasa (8/5) lalu, Persegres kehilangan angka karena ditahan imbang PSMS Medan, 2-2.

Hasil seri tersebut memakan korban. Pelatih Persegres asal Medan, H Abdurrahman Gurning dipecat menyusul tuntutan dari Ultras--julukan suporter Persegres Gresik. Pasalnya, di tangan Abdurrahman Gurning, dari enam pertandingan, tuan rumah hanya bisa menang satu kali ketika mengatasi perlawanan Persija Jakarta.

Djoko Susilo yang dikenal karena sukses membesut Persiwa Wamena, Papua, merupakan pelatih ketiga di Gresik. Sebelumnya, Persegres juga memecat Fredy Mulli di putaran pertama. Kondisi ini tentunya akan memberikan peluang bagi Ferry Komul dkk.

Terlebih, situasi begini juga menimpa Persiba Balikpapan. Sehingga PSAP berhasil membawa pulang satu poin karena pelatih baru Beruang Madu, Hans Peter Schaller gagal meramu tim. Bagi Djoko Susilo, ini menjadi pertaruhan bagi dirinya jika ia memang layak untuk melatih Gustavo Chena dkk.

Seperti diketahui, saat ini Gresik masih bertahan peringkat 12 dengan 27 poin dari 24 laga. Sementara PSAP di posisi 17 atau satu strip di atas juru kunci dengan 22 poin dari 23 perlagaan yang telah dilakoni. Hanya kemenanganlah yang bisa membawa PSAP lolos dari jeratan degradasi.(naz/c43)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved